Melirik 19 Daya Tarik Wisata Unggulan di Sumatera Barat yang Ditetapkan Gubernur

- Selasa, 21 September 2021 | 12:03 WIB
Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Sumbar, Doni Hendra
Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Sumbar, Doni Hendra

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) menetapkan 19 Daya Tarik Wisata Unggulan (DTWU) yang tersebar di tiap kabupaten/kota yang ada di ranah Minang itu. Penetapan tersebut melalui Surat Keputusan (SK) Gubernur Sumbar Nomor: 556-575-2021 tahun 2021.

"Memang ada 19 destinasi wisata yang menjadi Program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur dalam bentuk DTWU provinsi," ujar Kepala Bidang Destinasi dan Industri Pariwisata Dinas Pariwisata Sumbar, Doni Hendra saat dihubungi harianhaluan.com, Selasa (21/9/2021).

Pihaknya merinci 19 Daya Tarik Wisata Unggulan Sumbar yakni:

1. Kota Solok - Kawasan Pulau Belibis
2. Kota Padang - Kawasan Terpadu Gunung Padang
3. Kota Bukittinggi - Kawasan Ngarai Sianok dan Jam Gadang
4. Kota Sawahlunto - Kasawasan Wisata Kandi
5. Kota Padang Panjang - Pusat Dokumentasi dan Informasi Kebudayaan Minangkabau

6. Kota Pariaman - Kawasan Pulau Angso Duo
7. Kota Payakumbuh - Kawasan Wisata Kuliner dan Kota Randang
8. Kabupaten Limapuluh Kota - Kawasan Geopark Harau
9. Kabupaten Solok Selatan - Kawasan Saribu Rumah Gadang

10. Kabupaten Sijunjung - Kawasan Ranah Minang Silokek
11. Kabupaten Tanah Datar - Kawasan Geopark Singkarak/Istano Basa Pagaruyuang
12. Kabupaten Pasaman - Kawasan Wisata Equator Bonjol
13. Kabupaten Agam - Kawasan Danau Maninjau
14. Kabupaten Padang Pariaman - Kawasan Makam Syech Burhanuddin

15. Kabupaten Pasaman Barat - Geopark Talamau
16. Kabupaten Dharmasraya - Kawasan Wisata Sehiliran Batang Hari
17. Kabupaten Solok - Kawasan Wisata Geopark Singkarak dan Danau Kembar
18. Kabupaten Pesisir Selatan - Kawasan Pantai Carocok dan Kawasan Wisata Budaya Kesultanan Inderapura
19. Kabupaten Kepulauan Mentawai - Kawasan Wisata Mapadegat, Madobag, Mintei dan Katiet

Dari 19 DTWU Sumbar itu menurut Doni, Pemprov Sumbar akan memberikan dukungan dalam bentuk infrastruktur fisik berupa Bantuan Keuangan Khusus (BKK) dengan syarat harus memenuhi persyaratatan sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 6 tahun 2020.

"Besaran tergantung dari persyaratan yang diberikan dan tergantung dari tim TAPD dan Banggar DPRD Sumbar," ujarnya.

Doni menyatakatan bantuan BKK tersebut sebenarnya sudah dimulai sejak 2016, tapi dengan kepemimpinan Gubernur Mahyeldi dan Wagub Audy Joinaldy dilakukan reformat yang baru yaitu perubahan regulasi.

"Mudah-mudahan ada beberapa kabupaten/kota yang dapat anggaran untuk tahun 2022. Kepastian menunggu proses APBD-P karena tahun 2021 aadalah pengajuan proposalnya," bebernya.

Dia menambahkan, langkah penetapan 19 DTWU adalah sebagai upaya meningkatkan kualitas destinasi wisata di Sumbar sehingga memiliki daya tarik yang berdaya saing nasional. (*)

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Terkini

Destinasi Wisata Sungai Upang, Ada Ikan Pesut Raksasa

Minggu, 5 Desember 2021 | 22:35 WIB

HOSHINOYA Bali Kenalkan Sensasi Jepang di Resor Mewah

Rabu, 17 November 2021 | 20:33 WIB

20 Tempat Wisata Sumbar yang Lagi Hits 2021

Rabu, 17 November 2021 | 18:34 WIB
X