5 Destinasi Wisata Horor di Yogyakarta, Bikin Merinding

- Sabtu, 20 November 2021 | 09:10 WIB
Malioboro Yogyakarta
Malioboro Yogyakarta

Rumah Pocong Sumi merupakan bangunan tua yang usianya sudah lebih dari satu abad, yang didirikan pada 1860. Bangunan yang terletak di Kemantren, Kotagede ini menyimpan sebuah tragedi yang menimpa perempuan bernama Sumini pada 1935 silam.

Singkatnya pada suatu hari, Sumini terpaksa harus berada di rumah seorang diri, lantaran sang suaminya yang bekerja sebagai pengusaha batik harus pergi untuk urusan bisnis. Dia diperingatkan oleh suaminya untuk tidak membukakan pintu jika nanti ada yang mengetuk rumahnya.

Sayangnya rumah yang ditinggal Sumini memang sudah diincar oleh para perampok. Ketika suaminya pergi, mereka pun melayangkan aksinya dengan cara memberikan kabar palsu kepada Sumini kalau suaminya mengalami kecelakaan.

Naas saja, rumah Sumini justru menjadi target penjarahan oleh para perampok itu. Bukan hanya merampok, mereka juga memperkosa dan mencekiknya sampai meninggal. Sejak kejadian itu, rumah Sumini menjadi angker dan konon tiap pukul 10 malam, 'pocong sumini' akan muncul di teras rumah.

3. Rumah Kanthil

Rumah Kanthil berada tak jauh dari Rumah Pocong Sumi yang terletak di kawasan Kotagede. Seperti namanya, di rumah tersebut terdapat pohon kanthil yang pernah tumbuh besar di sana, yang mana dianggap sebagai pohon keramat oleh masyarakat setempat.

Banyak orang menyebut kalau Rumah Kanthil memiliki 'penunggu' tak kasat mata. Namun, menurut salah seorang pengelola, Rumah Kanthil sebenarnya adalah bangunan cagar budaya yang juga merupakan rumah penghasil batik.

4. Rumah Kentang Kotabaru

Berbeda dengan Rumah Kentang Bandung, Rumah Kentang Kotabaru yang berlokasi Kotabaru, Gondokusuman, Yogyakarta ini diyakini penduduk setempat merupakan tempat tinggal genderuwo. Terkadang setiap malam tercium aroma kentang yang menusuk hidung.

Selain genderuwo, ada yang mengaku pernah melihat penampakan noni Belanda di Rumah Kentang Kotabaru. Dia menyebut kalau makhluk yang dilihatnya itu sangat sulit dicerna nalar.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: rilis

Tags

Terkini

X