Kejari Riau Perintahkan Tangkap Tahan

Administrator
- Kamis, 22 Januari 2015 | 19:17 WIB

Dikatakan Hendar, hingga kemarin memang belum ke­luar hasil audit dari BPKP tentang kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi retribusi Terminal Barang tersebut. “Hasil audit BPKP tersebut dibutuhkan nantinya dalam persidangan, berikut saksi ahlinya. Ya, hal tersebut tak mengganggu proses hukum penyidikan kasus ini,” tukasnya.

Seperti diberitakan, setelah dilakukan pemeriksaan se­men­tara lewat penyelidikan sejumlah saksi oleh penyidik di Kejari Dumai, terhitung senilai Rp266 juta negara mengalami kerugian akibat Kasus dugaan korupsi di Ter­minal Barang Dumai.

Uang senilai Rp 266 juta itu muncul dalam hasil peme­riksaan oleh penyidik. Uang tersebut lantas disalurkan ke rekening seseorang yang mem­punyai pengaruh di dinas terse­but.

Dugaan penyimpangan ditemukan dalam mekanisme atau alur keuangan di terminal tersebut. (hr)

Halaman:

Editor: Administrator

Terkini

Bali Diprediksi Diserbu Kunjungan Wisnu

Rabu, 8 Desember 2021 | 18:45 WIB

Destinasi Wisata Sungai Upang, Ada Ikan Pesut Raksasa

Minggu, 5 Desember 2021 | 22:35 WIB

HOSHINOYA Bali Kenalkan Sensasi Jepang di Resor Mewah

Rabu, 17 November 2021 | 20:33 WIB
X