160 Personil Polisi Disiagakan di Daerah Rawan

- Senin, 26 Januari 2015 | 18:29 WIB

Di samping itu, jajaran polisi yang bertugas diminta melakukan pendekatan ke masyarakat guna menyam­paikan sosialisasi bahaya keba­karan hutan dan lahan serta sanksi hukum bagi pelaku. “Pencegahan karhutla ini men­jadi salah satu fokus kinerja 2015 ini karena sangat berdam­pak buruk bagi kese­hatan manusia dan lingkungan luas,” jelasnya.

Polres Dumai, sebutnya, mengimbau seluruh masya­rakat dan perusahaan agar bersama menjaga lingkungan dan lahan dengan cara tidak melakukan pembakaran untuk kepentingan membuka perke­bunan.

Selain itu, kepada pemer­intah daerah diharapkan agar menutup jalan pembuangan air menuju ke laut dari kanal yang ada bertujuan sebagai sumber air ketika melakukan aksi penanggulangan karhutla.

Sementara, Kepala BPBD Dumai Tengku Ismet menya­takan, sepanjang 2014 lalu pihaknya mencatat sebanyak 201 kasus karhutla yang ditan­gani, dari 231 kejadian benca­na selama setahun. “Pada Januari hingga Mei banyak terjadi kebakaran hutan dan lahan, termasuk Dumai daerah paling parah,” jelasnya baru-baru ini.

Untuk penanganan benca­na Karhutla ini, BPBD telah menyiapkan puluhan personel pemadam kebakaran yang dilengkapi dengan armada dan peralatan. “Upaya penanganan kebakaran lahan dibantu juga dukungan aparat terkait lain, yaitu TNI Polri dan petugas kecamatan serta masyarakat peduli api,” katanya. (hr)

Editor: Administrator

Terkini

Bendi, Gerbang Kota Wisata yang Dimakan Zaman

Rabu, 27 Oktober 2021 | 15:45 WIB

6 Pilihan Tempat Wisata yang Aman saat Pandemi

Selasa, 19 Oktober 2021 | 11:25 WIB
X