Penjual Pakaian Bekas Tak Surut

- Kamis, 5 Februari 2015 | 19:01 WIB

“Berdaganglah dengan yang lain. Ke­mudian produk dalam negeri pakaian itu murah dan mudah didapat dan memajukan produksi dalam negeri,” kata dia.

Sejumlah pedagang pakaian impor di Kota Pekanbaru, menganggap angin lalu himbauan pemerintah terkait pelarangan menjual pakaian impor. Salah seorang pedagang pakaian impor dari Singapura yang beralamat di Jalan Rajawali, Warsinah, Kamis (5/2) mengatakan, pihaknya menghargai himbauan pemerintah itu. Tetapi kenyataannya, ka­langan dokter saja diakui masih membeli pakaian di lapaknya.

Ia juga tidak merasa khawatir  akan menurunnya pembeli terkait adanya infor­masi tersebut dari pemerintah. Dia beralasan  para pembeli yang tahu kualitas dan merk pasti sangat senang membeli pakaian disini.

“Pembeli suka membeli pakaian disini karena harganya murah dan kualitas oke. Misal harga di toko empat ratus, disini cuman dua ratus. Sejauh ini tidak ada masalah. Pembeli masih tetap ramai dan peminat juga masih banyak,” terangnya.

Sementara itu di tempat terpisah, salah seorang pedagang yang masih berlokasi di Jalan Rajawali mengaku tidak terima akan himbauan pemerintah tersebut. “Ini usaha untuk mencari makan, dan peminatnya bukan orang miskin saja, tapi juga orang kaya. Sudah lama pakaian ini bebas dijual, di pasar Kodim ada tempatnya legal lagi,” terang Warsinah. (hr)

Editor: Administrator

Terkini

6 Pilihan Tempat Wisata yang Aman saat Pandemi

Selasa, 19 Oktober 2021 | 11:25 WIB
X