Oknum Dosen Unri Tersandung Kasus Penipuan

- Jumat, 20 Februari 2015 | 19:27 WIB

Demikian disampaikan Agustina Notarisma, Jaksa Peneliti dari Kejari Pekanbaru, Jumat (20/2). Dikatakannya, dua kali penundaan yang ter­jadi karena jaksa masih me­nyiapkan berkas terkait proses tahap II tersebut.  “Kami  pastikan Rabu (25/2) mendatang, berkasnya telah rampung,” ujar Notarisma .

Lebih lanjut, Notarisma tidak bisa memastikan apakah nanti Herman Mukhtar juga akan mendapat penangguhan penahanan jika telah dilim­pahkan ke kejaksaan.  “Kami  tidak bisa me­mastikan. Apalagi tahap II nya belum dilaksanakan. Tapi se­pengetahuan saya, saat ini status yang bersangkutan masih tahanan kota,” pungkas No­tarisma.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Tampan, AKP Herman Pe­lani, menyatakan kalau pi­haknya siap untuk melakukan proses tahap II terhadap ter­sangka yang diduga melakukan tindak pidana penipuan.

“Semua prosedur dan ad­ministrasi di penyidik sudah lengkap. Jadi, kami  siap untuk menyerahkan tersangka dan barang buktinya ke jaksa,” kata Herman Pelani melalui sam­bungan telepon.

Untuk diketahui, Her­man Mukhtar dilaporkan ke Polsek Tampan atas kasus penipuan dengan modus men­­­janjikan calon ma­ha­siswa masuk ke Fakultas Kedokteran UR.  Namun setelah tes masuk kedokteran selesai, calon ma­hasiswa yang dijanjikan ter­nyata tidak lulus. Padahal , dirinya telah menye­rahkan uang sebesar Rp230 juta ke­pada tersangka. (h/dod)

Editor: Administrator

Terkini

Taman Niaga Batam Jadi Kampung Tangguh Narkoba

Minggu, 20 Juni 2021 | 20:27 WIB
X