Banyak Warga Tak Mengerti ‘Kartu Sakti’

- Jumat, 6 Maret 2015 | 18:59 WIB

Dalam blusukannya di sa­lah satu kecamatan miskin yang terletak di pulau terluar di Indonesia ini, Menteri Kho­fifah mengunjungi keluarga Hasyim-Yati dengan jumlah anggota keluarga 8 orang. Ke­luarga ini merupakan pene­rima dana Keluarga Harapan sebesar 2 juta rupiah pertahun. Dalam bincang santai di ru­mah sangat sederhana, Menteri bertanya jumlah bantuan dan kartu apa saja yang telah di­terima.

Didapati, ternyata Yati dan masih banyak keluarga miskin belum mengerti kegunaan kartu ‘Sakti’ Perlindungan Sosial, Kartu Indonesia Sehat, dan Kartu Indonesia Pintar meskipun telah memilikinya. Disini Menteri minta kepada para petugas TKSK untuk melakukan pendataan dan pengawasan.

Dijelaskan Menteri dalam blusukan dan penyisiranya, ia ingin memaksimalkan man­faat kartu ‘sakti’, dimana dari laporan yang diterima tak sedikit masyarakat yang ha­rusnya menerima tapi tak dapat begitu juga sebaliknya. Pada­hal kartu yang bertujuan untuk mencibtakan keluarga sejah­tera Indonesia itu memliki manfaat yang luar biasa.

“Pemilik kartu Indonesia sehat jika sakit mendapat perawatan dan obat-obatan gratis,” ujar Menteri.

Masyarakat miskin pe­megang kartu KKS, jika me­miliki balita mendapat ban­tuan 1 juta pertahun, Khusus pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) keluarga miskin yang memiliki anak usia se­kolah 7-18 Tahun, mendapat bantuan biaya pendidikan ting­kat SD 450 ribu, SMP 750 ribu dan SMU 1 juta rupiah perta­hunnya. Selain itu bantuan gizi dan kalori untuk keluarga miskin disalurkan melalui beras miskin (Raskin).

“Kami meminta peran Ka­des apakah masyarakat pene­rima KKS benar-benar mem­peroleh manfaat,” harap Men­teri. Sementara dalam dialog bersama tokoh masyarakat dan Komunitas Adat Tertinggal (KAT) di Desa Sokop, Mensos Khofifah membantu 50 unit rehap rumah tidak layak huni menjadi layak huni senilai 500 juta, Bantuan 50 juta untuk Komu­nitas KAT, 3 unit Gen­set, alat peraga pendidikan dan olahraga, Raskin sebanyak 114 ton.

Selain itu dari usulan mas­ya­rakat setempat, Menteri ber­janji akan membangun MCK di tiap rumah. “Nanti kita akan membangun MCK ditiap ru­mah,” ucap Menteri. (hr)

Editor: Administrator

Terkini

6 Pilihan Tempat Wisata yang Aman saat Pandemi

Selasa, 19 Oktober 2021 | 11:25 WIB
X