Annas Maamun Dihadapkan Lagi pada Dugaan Korupsi

- Jumat, 10 April 2015 | 19:45 WIB

Kemudian proyek Jem­batan Pedamaran II diang­garkan kembali sebesar Rp38 miliar lebih. Ditam­bah tahun 2013, kembali dana APBD Rohil dikucurkan untuk pro­yek tersebut. Sehingga total anggaran kedua jembatan itu menggelembung menjadi Rp679 miliar. “Penam­bahan dana proyek yang kedua­kalinya dilakukan tidak memiliki landasan hukum yang kuat. Kita terus mendalami kasus dugaan korupsi proyek jembatan tersebut. Siapapun yang terkait dalam kasus ini akan kita usut sampai tuntas, termasuk Gubernur Riau non aktif Annas Maamun,” kata Untung.

Diketahui, Annas merupakan terdakwa dalam kasus lain, yakni dugaan suap alih fungsi hutan. Sekarang ini dirinya tengah men­jalani persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung, Jawa Barat.

Sebelumnya, mantan Kepala Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Rohil tahun 2006, Wan Amir Fir­daus sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Riau. Wan yang kini menduduki posisi sebagai Plt. Asisten II Setda­prov Riau itu ikut terseret. “Pene­tapan tersangka WAF berdasarkan surat No Print-02/N.4/Fd.1/04/2015 tanggal 09 April 2015,” ujar Kepala Seksi Penerangan dan Hukum Ke­jati Riau, Mukhzan di Pekanbaru, Kamis (9/4/2015) malam. Dengan demikian, sudah ada dua tersangka dalam kasus dugaan korupsi yang ditaksir merugikan negara lebih dari Rp 200 miliar tersebut. (h/net)

Editor: Administrator

Terkini

6 Pilihan Tempat Wisata yang Aman saat Pandemi

Selasa, 19 Oktober 2021 | 11:25 WIB
X