Polair Lingga Amankan 6 Ton Kayu Ilegal

- Selasa, 15 Maret 2016 | 02:52 WIB

LINGGA, HALUAN—Jajaran Polres Lingga kembali mengamankan 6 ton kayu kapur olahan di perairan Selat Dasi, Kecamatan Senayang, Rabu (9/3) lalu. Dari hasil tangkapan ter­sebut, Polisi menetapkan nah­koda kapal sebagai ter­sangka untuk mengejar si pemilik kayu tersebut.

“Yang melakukan pe­nang­kapan Satpolair Polres Ling­ga, pada Selasa malam lalu, dan hari Rabu-nya dibawa ke Polres Lingga untuk dila­kukan penyidikan di reskrim polres,” ujar Kasat Reskrim Polres Ling­ga AKP Syaiful Badawi, Jumat (11/3) lalu.

Saat ini nahkoda kapal atas nama Laduk (30) masih di tahan di Mapolres Lingga, guna penyelidikan lebih lan­jut. Saat diamankan, pompong yang digunakan untuk meng­angkut  dan muatan kayu tersebut tidak memiliki doku­men. Jumlah 6 ton kayu terse­but dirinci sebanyak 216 ba­tang.

“Tersangka Nahkoda ki­ta amankan, dia warga Tan­jung­pinang, dan kayu tersebut juga akan dibawa ke sana,” jelas­nya.

Seperti yang disam­pai­kannya kepada Satreskrim, 6 ton kayu sudah berbentuk balok tersebut, diambil dari hutan senayang dan akan dibawa ke-tanjung pinang kemudian bermaksud untuk dijual, LD-mengaku sudah ada yang mau membelinya.

Menurut Saiful Badawi, tidak menutup kemung­ki­nan adanya tersangka lain­nya “ kasus ini masih kita dalami” ujarnya. Keber­adaan kapal saat ini kita amankan dipe­labuhan Ja­goh, sedangkan kayu balok sebanyak 216 ba­tang dia­mankan di Polres lingga.

Akibat perbuatan ter­sang­ka, Polisi akan menjerat pela­ku dengan undang-un­dang 18 tahun 2013 tentang illegal loging pada pasal 18 dan pasal 88, dengan anca­man hukuman maksimal 5 tahun penjara. (jfr)

Editor: Administrator

Terkini

6 Pilihan Tempat Wisata yang Aman saat Pandemi

Selasa, 19 Oktober 2021 | 11:25 WIB
X