Operasi P2PL, PLN Temukan Rumah PNS Curi Listrik

- Rabu, 30 Maret 2016 | 03:14 WIB

BINTAN HALUAN — Dalam rangka ope­rasi Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) yang dilakukan petugas PLN rayon Kijang, Kecamatan Bintan, menemukan satu rumah di Kampung Budi Mulya Km 23 Kijang yang diduga melakukan pencurian arus listrik PLN tanpa melalui box meteran resmi milik PLN.

Informasi yang dihimpun, rumah pemilik rumahnya ternyata milik salah seorang oknum PNS berinisial Ys (59). Cara yang dilakukan, menyambungkan kabel ke arus utama pada kabel utama langsung ke dalam instalasi di dalam rumah, sehingga arus listrik tidak melewati box meteran dan barang tentu tidak terhitung sebagai pemakaian pelanggan.

Dengan begitu, oknum PNS itu setiap bulannya tidak melakukan pembayaran yang sesuai dengan pemakaian lantaran daya yang digunakan tak terhitung secara jelas pada box meteran listrik.

Akibat tindakan ini, rumah Ys akan gelap gulita karena tidak adanya aliran listrik yang masuk untuk menghidupkan perlengkapan elektronik di rumahnya. Oleh pihak PLN, aliran listriknya langsung diputus dan box meteran milik Ys langsung disita petugas PLN. “Box meteran kami sita dan aliran listrik ke rumah yang bersangkutan otomatis terputus,” kata seorang petugas berpakaian seragam PLN yang tak menyebutkan namanya.

Meski tidak ada sanksi hukum bagi Ys, namun petugas itu mengatakan, yanh bersangkutan akan dikenakan denda uang sebesar Rp 10 juta.

Di tempat terpisah, Manajer PLN rayon Kijang, David membenarkan ada pe­nertiban dalam rangka operasi P2PL yang dilakukan jajaran PLN. Namun, secara rinci David enggan membeberkan identitas rumah pelanggan yang diduga mencuri arua listrik milik PLN. “Saya akan me­lakukan pengecekan terlebih dahulu,” akunya. (h/kep)

Editor: Administrator

Terkini

Taman Niaga Batam Jadi Kampung Tangguh Narkoba

Minggu, 20 Juni 2021 | 20:27 WIB
X