29 Warga Busung Dapat Rumah Tipe 36

- Senin, 16 Mei 2016 | 04:13 WIB

Batam, Haluan — Se­banyak 29 Kepala Keluarga (KK) di Desa Busung, Ke­camatan Seri Kuala Lobam (SKL) akan mendapatkan rumah tipe 36 dari Ke­men­trian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Ke­menpupera) RI. Rumah gratis yang diberikan kepada warga Busung itu meru­pakan program rumah khu­sus yang didanai dari Ang­garan Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2016 ini sebesar Rp 290 juta.

“Program rumah khusus itu anggarannya dari Ke­men­pupera. Kucuran dana­nya untuk satu unit rumah tipe 36 sebesar Rp 100 juta,” ujar Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bintan, Ismail saat dikonfirmasi, Jumat (13/5).

Dari pendataannya, ada 29 warga Desa Busung yang sudah lama berdomisili di atas lahan seluas 65 Hektare (Ha) milik PT Surya Bangun Pertiwi (SBP), Lobam. Bah­kan mereka sudah mem­bangun rumah dengan kon­disi yang sangat lumayan bagus atau diatas ekonomi menengah. Namun, mereka beserta rumah yang ditem­pati harus direlokasi dari lahan perusahaan tersebut, karena lahan itu akan diper­gunakan untuk pemba­ngu­nan Bandara Internasional Bintan Resort Airport (BRA). Cara yang akan ditempuh baik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bin­tan maupun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri untuk melaksanakan relo­kasinya dengan melalui prog­ram rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Namun cara itu tak berjalan sesuai keinginan, dika­rena­kan kedua pemerintahan terkendala dengan keter­sediaan Anggaran Pendapa­tan Belanja Daerah (AP­BD).

Agar warga yang berada di lahan PT SBP bisa tetap direlokasi dan pem­bangu­nan Bandara Internasional BRA bisa berjalan lancar. Maka langkah satu-satunya dengan cara menjolok AP­BN yang dialokasikan Ke­men­pupera dalam program rumah khusus. Melalui prog­ram inilah mereka akan mendapat pengganti rumah yang lebih bagus atau sesuai dengan bentuk dan har­ganya. Dan rumah itu akan didirikan di atas lahan yang sudah dibebaskan oleh pe­merintah.

“Rumah mereka luma­yan bagus semua. Jadi untuk merelokasinya butuh dana besar. Karena dana yang dibutuhkan sejalur dengan program dari Kemen­pu­pera. Maka saat ini kita sedang berusaha keras un­tuk mendapatkannya,” kata­nya.

Untuk lahan yang diper­gu­nakan dalam pembangun rumah bagi 29 warga itu sudah diselesaikannya. Se­dang­kan untuk mereali­sasikanya, ia sedang melaku­kan sebuah perjuangan da­lam mendapatkan anggaran dari kementerian tersebut. (h/btp)

Editor: Administrator

Terkini

Taman Niaga Batam Jadi Kampung Tangguh Narkoba

Minggu, 20 Juni 2021 | 20:27 WIB
X