Efek Corona, Pemprov Sumbar Sarankan Iven di Daerah Ditunda

- Jumat, 20 Maret 2020 | 19:59 WIB

PADANG, HARIANHALUAN.COM -- Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno menyebutkan, akan tetap memberi ruang kepada Bupati dan Walikota untuk menentukan status objek wisata masing-masing. Pasalnya, hal itu menjadi kewenangan pada Kabupaten dan Kota, sama hal dengan kebijakan sebelumnya, yakni tentang sekolah.

"Dari rapat tadi, ada beberapa Kabupaten Kota yang sudah menutup, berencana menutup dan sedang dibahas saat ini, adapula yang belum ditutup dan saat ini masih seperti biasa," kata Irwan, Jumat (20/3/2020).

Oleh karena itu, kata Irwan, memutuskan untuk urusan dibuka atau ditutupnya objek wisata, serta meminta Bupati dan Walikota untuk mempertimbangkan secara matang, yang jelas strategi di Provinsi dalam penanganan virus corona adalah dengan mengurangi gerak keluar.

"Jadi iven-iven seperti, budaya, pariwisata dan olahraga disarankan untuk di tunda. Seperti festival langkisau dan lain-lain, dengan tujuan mengurangi pertemuan orang secara fisik," saran Irwan.

Adapun kabupaten Kota yang sudah menutup objek wisata adalah Padang dan Bukittinggi. Sementara, yang baru berencana menutup dan sedang dibahas, yakni Pesisir Selatan, Sawahlunto, Tanah Datar, Kabupaten Solok dan Lima Puluh Kota.

"Sedangkan yang belum berencana menutup hingga hari ini Jumat (20/3/2020) salah satunya Kota Pariaman, namun disaat-saat tertentu berkemungkinan bisa ditutup," ulas Irwan. (*)

Editor: Administrator

Terkini

20 Destinasi Wisata di Jawa Mulai Dibuka Tahap Ujicoba

Senin, 13 September 2021 | 17:56 WIB

Water Front City Sukses Dikelola Desa Rambai

Sabtu, 28 Agustus 2021 | 19:01 WIB

Bupati Alfedri: Ayo Vote Siak The Truly Malay

Sabtu, 7 Agustus 2021 | 03:35 WIB
X