Ciri-Ciri Teks Eksplanasi dan Contohnya

- Rabu, 8 September 2021 | 21:44 WIB
Ciri-Ciri dan Contoh Teks Eksplanasi (Ruswanti)
Ciri-Ciri dan Contoh Teks Eksplanasi (Ruswanti)

Teks eksplanasi adalah tulisan yang memuat penjelasan atas proses terjadinya fenomena tertentu, seperti fenomena alam dan sosial. Teks eksplanasi bertujuan menjawab pertanyaan terkait mengapa dan bagaimana peristiwa-peristiwa alam, sosial, sampai budaya dapat terjadi. Teks ini memuat dua uraian, yakni kausalitas dan kronologis.

Uraian kausalitas merupakan jawaban pertanyaan mengapa dengan penjelasan atas hubungan sebab-akibat. Uraian ini ditandai dengan konjungsi kausalitas, misalnya karena, sebab, oleh karena itu, oleh sebab itu, dan sehingga. Di sisi lain, uraian kronologi merupakan jawaban pertanyaan bagaimana dengan penjelasan tentang suatu kronologi peristiwa. Uraian ini ditandai dengan konjungsi kronologis atau temporal, misalnya lalu, kemudian, setelah itu, pada akhirnya, dan lainnya.

Ciri-Ciri Teks Eksplanasi

Berikut adalah beberapa ciri-ciri teks eksplanasi.

  • Informasi yang dimuat berdasarkan fakta (faktual) dan bersifat informatif.
  • Hal yang dibahas adalah suatu fenomena yang bersifat keilmuan atau berhubungan dengan ilmu pengetahuan.
  • Tidak berusaha memengaruhi pembaca untuk percaya terhadap hal yang dibahas.
  • Fokus pada hal umum (generik), bukan partisipan manusia. Misalnya, tsunami, banjir, gempa bumi, hujan, dan sebagainya.
  • Sebuah teks bisa dikategorikan sebagai teks eksplanasi jika memiliki struktur sebagai berikut ini.
  • Menggunakan kalimat pasif dan konjungsi kasual dan waktu.
  • Menggunakan kata penanda urutan.
  • Terdapat istilah ilmiah.
  • Menggunakan kata kerja material dan rasional.

Struktur Teks Eksplanasi

Sebelum membahas isi dari aspek sebab-akibat pada teks eksplanasi, terlebih dahulu membahas struktur teksnya. Berikut struktur dari teks tersebut.

  1. Pernyataan Umum

Bagian pernyataan umum berisi penjelasan umum tentang topik yang akan dibahas di dalam teks. Bagian ini harus ringkas, jelas, dan menarik agar dapat membangkitkan minat pembaca untuk tetap membaca teks lebih jauh hingga selesai.

  1. Deret Penjelas

Bagian deret penjelas berisi detail penjelasan atas topik yang dibahas, yakni proses keberadaan dan terjadinya fenomena atau peristiwa. Pada bagian ini terdapat aspek sebab-akibat yang termuat dalam rangkaian peristiwa.

  1. Interpretasi

Bagian ini merupakan penutup dari teks eksplanasi. Bagian interpretasi memuat intisari, kesimpulan, atau pernyataan mengenai topik yang telah dibahas di pernyataan umum dan deretan penjelas. Akan tetapi, bagian interpretasi bukan merupakan keharusan sehingga dapat dipilih untuk dicantumkan ataupun tidak (opsional).

Halaman:

Editor: Ruswanti

Sumber: KKB dan KKSB

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Alat Musik Gamelan Khas Indonesia

Rabu, 25 Mei 2022 | 20:47 WIB

Angka dalam Bahasa Korea dan Sistemnya

Rabu, 25 Mei 2022 | 20:31 WIB

Pengertian dan Cara Penulisan Angka Jawa

Rabu, 25 Mei 2022 | 19:57 WIB

Pengertian dan Cara Penulisan Angka Arab

Rabu, 25 Mei 2022 | 18:59 WIB

12 Macam Senjata Milik Tokoh Pewayangan

Rabu, 25 Mei 2022 | 11:19 WIB
X