Pusat Bahasa Unand Bahas Peran Bahasa Indonesia di Mancanegara

- Sabtu, 18 September 2021 | 12:14 WIB
Universitas Andalas
Universitas Andalas

PADANG, HARIANHALUAN.COM - UPT Pusat Bahasa Universitas Andalas (Unand) akan mengadakan studi pelacakan jejak (tracer study) alumni Pembelajaran Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA).

Kegiatan tersebut diselenggarakan pada Sabtu (18/9) pukul 19.00—21.00 WIB melalui aplikasi Zoom. Sesuai dengan topik acara itu, yakni “Kata Mereka tentang Peran Bahasa Indonesia di Mancanegara”, alumni BIPA Unand akan menceritakan peran bahasa Indonesia di negara mereka.

Ketua Panitia Webinar UPT Pusat Bahasa Unand, Sulastri, mengatakan bahwa alumni BIPA Unand yang menjadi pembicara dalam kegiatan itu berasal dari Hongkong, Rumania, Thailand, dan Mesir. Pembicara lainnya ialah Kepala UPT Pusat Bahasa Unand, Sawirman, yang menjadi pengajar BIPA di Polandia dalam program SAME BIPA Dikti.

Melalui program pelacakan studi alumni, pihaknya akan bertanya langsung kepada alumni BIPA Unand dan mendengar tentang manfaat kemampuan mereka berbahasa Indonesia di negara mereka masing-masing. Misalnya, alumni BIPA di Mesir, Asmaa Sayed Abdelghany, pernah diminta bantuan sebagai penerjemah tenaga kerja wanita asal Indonesia yang bermasalah dengan hukum di negara piramid tersebut.

“Tujuan tracer study ialah mengiklankan kita di negara mereka. Apa yang kita lakukan dulu dengan mengajari mereka sekarang kita petik buahnya. Kita mencoba bagaimana alumni BIPA mengiklankan Unand, bahasa Indonesia, dan pariwisata Sumatera Barat. Mereka semacam duta dan atase yang mengiklankan kita di negara mereka secara gratis,” ujar Sulastri.

Mengenai jumlah alumni BIPA Unand, Sulastri mengatakan bahwa pihaknya sedang menghitung hal itu dan masih menelusuri alumni melalui kegiatan survei alumni. Meskipun begitu, ia memastikan bahwa jumlah alumni tersebut sudah lebih daripada 200 orang. Mereka berasal dari Belanda, Inggris, Jerman, Australia, Iran, Mesir, Rumania, Madagaskar, Jepang, Korea Selatan, Hongkong, dan Thailand.

Sawirman kala diwawancarai menceritakan pengalamannya mengajar bahasa dan budaya Indonesia pada tiga universitas besar di Polandia (Universitas Warsawa, Nicolaus Copernicus, dan Collegium Civitas) pada 2014—2015. Ia melihat bahwa pemelajar BIPA di sana ikut melakukan penelitian tentang keindonesiaan dan mempromosikan pariwisata Indonesia.

“Salah satu Asosiasi Indonesianis di Polandia bernama SAHABAT. Layaknya Association Franco Indonesienne Pasar Malam di Perancis dan Asosiasi Indonesianis Kintari di Cekoslowakia (Praha), asosiasi SAHABAT yang pertemuan perdanannya pernah saya hadiri di KBRI Polandia. Mereka melakukan gerakan-gerakan di bidang seni (tari dan gamelan), pariwisata, dan budaya Indonesia,” tuturnya.

Ketua Asosiasi Alumni SAME BIPA Dikti, Ermyna Seri, mengapresiasi Pusat Bahasa Unand yang mengadakan kegiatan survei alumni. Menurutnya, dengan menyelenggarakan acara tersebut, Unand memberikan inspirasi bagi perguruan tinggi lain untuk melakukan hal yang sama.

Halaman:

Editor: Rahma Nurjana

Tags

Terkini

Besaran Skalar dan Besaran Vektor dalam Ilmu Fisika

Senin, 25 Oktober 2021 | 21:50 WIB

Besaran Pokok dan Besaran Turunan dalam Ilmu Fisika

Senin, 25 Oktober 2021 | 20:47 WIB

20 Wisudawan Terbaik PNP Periode ke-60

Minggu, 24 Oktober 2021 | 06:55 WIB

Tujuan, Ciri dan Jenis Norma Hukum

Jumat, 22 Oktober 2021 | 22:00 WIB

Ciri, Fungsi, Macam, dan Jenis Norma Sosial

Jumat, 22 Oktober 2021 | 10:04 WIB
X