Lima Negara yang Menjadi Dewan Keamanan Tetap Perserikatan Bangsa-Bangsa

- Selasa, 21 September 2021 | 21:32 WIB
Dewan Keamanan PBB (Ruswanti)
Dewan Keamanan PBB (Ruswanti)

Pengertian Dewan Keamanan PBB

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa atau dalam bahasa Inggris United Nations Security Council (UNSC) adalah salah satu enam badan utama Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) atau United Nations (UN). Dewan Keamanan PBB diberikan mandat untuk menjaga perdamaian dan keamanan internasional.

Pada tahun 1945, ketika berakhirnya Perang Dunia II dan dibentuk PBB oleh pemenang perang, yaitu Sekutu, mereka mempertimbangkan membentuk Dewan Keamanan. Dewan ini bertindak sebagai mekanisme untuk mencegah dan memberhentikan agresi yang dilakukan negara satu terhadap negara yang lain. Pada 45 tahun pertama pembentukan Dewan Keamanan sekaligus PBB, Perang Dingin melumpuhkan kinerja dewan ini karena negara-negara anggota Dewan Keamanan saling bertentangan. Setelah Perang Dingin, peran Dewan Keamanan menjadi lebih penting di dalam komunitas internasional.

Pertemuan pertama Dewan Keamanan PBB diadakan pada tanggal 17 Januari 1946 di Church House, London, Inggris. Pertemuan tersebut menetapkan bahwa pusat Dewan Keamanan berada di Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat. Dewan Keamanan juga melakukan pertemuan di berbagai kota, seperti di Addis Ababa, Ethiopia pada tahun 1972, di Kota Panama, Panama, dan di Jenewa, Swiss pada tahun 1990.

Fungsi dan Kewenangan Dewan Keamanan PBB

Fungsi dari Dewan Keamanan PBB berdasarkan Piagam PBB, yaitu:

  1. Menjamin agar Perserikatan Bangsa-Bangsa dapat menjalankan tindakannya dengan lancar dan tepat, maka anggota-anggota memberikan tanggung jawab utama kepada Dewan Keamanan untuk memelihara perdamaian dan keamanan internasional, dan menyetujui agar supaya Dewan Keamanan dalam menjalankan kewajiban-kewajiban bagi pertanggung jawaban ini bertindak atas nama mereka.
  2. Dalam menjalankan kewajiban-kewajiban ini Dewan Keamanan akan bertindak sesuai dengan tujuan-tujuan dan prinsip-prinsip Perserikatan Bangsa-Bangsa. Kekuasaan khusus yang diberikan Dewan Keamanan untuk menjalankan kewajiban

Piagam PBB juga memberikan kewenangan kepada Dewan Keamanan untuk:

  1. menginvestigasi segala situasi yang mengancam perdamaian dunia;
  2. merekomendasikan prosedur damai dalam penyelesaian sengketa;
  3. meminta seluruh negara anggota PBB untuk memutuskan hubungan ekonomi, serta laut, udara, pos, komunikasi radio, atau hubungan diplomatik;
  4. melaksanakan keputusan Dewan Keamanan secara militer bahkan mengatur tentang persenjataan untuk negara anggota PBB.

Anggota Dewan Keamanan PBB

Dewan Keamanan ada dua jenis, yaitu dewan tetap dan dewan tidak tetap. Dewan tetap beranggotakan 5 negara tetap yang memiliki sebutan lain, seperti Big Five, Permanent Five, atau P5. Selain itu, dewan keamanan juga dipilih dari anggota yang disebut sebagai dewan keamanan tidak tetap dan jumlahnya sebanyak 10 anggota. Lima anggota tetap Dewan Keamanan berasal dari negara-negara Sekutu yang memenangkan Perang Dunia II (Empat Polisi ditambah Prancis), yaitu Tiongkok, Prancis, Rusia, Britania Raya, dan Amerika Serikat. Mereka memiliki hak veto. Hak veto adalah hak untuk membatalkan keputusan, ketetapan, rancangan peraturan dan undang-undang atau resolusi.

Halaman:

Editor: Ruswanti

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

4 Puasa Wajib dalam Islam

Senin, 18 Oktober 2021 | 20:52 WIB

Tata Cara Ibadah Haji yang Perlu Diketahui

Senin, 18 Oktober 2021 | 20:43 WIB

Bagikan Ceritamu Bersama Daihatsu

Senin, 18 Oktober 2021 | 20:05 WIB

Cara Kenalkan Lima Rukun Islam Kepada Anak-Anak

Senin, 18 Oktober 2021 | 19:40 WIB

Mulai 25 Oktober, UIN IB Padang Kuliah Tatap Muka

Minggu, 17 Oktober 2021 | 16:00 WIB

Wapres RI: Membangun SDM Unggul Program Prioritas

Minggu, 17 Oktober 2021 | 15:16 WIB

Kimin Tanoto Gandeng IPB Perkuat Upaya ESG

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 11:40 WIB

Inilah Pengertian Padanan Kata dan Beragam Contohnya

Jumat, 15 Oktober 2021 | 15:21 WIB

Terpopuler

X