Jenis-Jenis Ekosistem: Ekosistem Air, Ekosistem Darat, dan Ekosistem Buatan Beserta Penjelasannya

- Rabu, 22 September 2021 | 20:50 WIB
Jenis-Jenis Ekosistem Beserta Penjelasannya (Ruswanti)
Jenis-Jenis Ekosistem Beserta Penjelasannya (Ruswanti)

Ekosistem adalah sistem ekologi yang terbentuk oleh hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya yang tak terpisahkan.

Secara umum, ekosistem dibagi menjadi tiga jenis, yakni ekosistem air, ekosistem darat, dan ekosistem buatan. Berikut penjelasannya, yang dirangkum dari berbagai sumber.

  1. Ekosistem Air (Akuatik)

Ekosistem air atau akuatik merupakan ekosistem dengan sebagian besar komponen abiotiknya terdiri atas air. Ekosistem air dibagi menjadi 8 bagian, yakni sebagai berikut.

  • Ekosistem Air Tawar

Ekosistem ini memiliki ciri-ciri, yaitu suhu dalam air tidak variatif akibat penetrasi sinar matahari yang kurang dan dipengaruhi oleh iklim dan cuaca. Jenis ganggang menjadi tumbuhan yang terbanyak, sedangkan lainnya tumbuhan biji. Selain itu, hampir semua filum hewan terdapat dalam air tawar dan pada umumnya telah beradaptasi.

  • Ekosistem Air Laut

Habitat laut ditandai oleh kadar garam/salinitas yang tinggi dengan kadar klorida (Cl-) mencapai 55—75%. Di laut tropik dengan suhu sekitar 25 0C, suhu bagian atas dan bawah berbeda sehingga terdapat batas di antara kedua bagian itu, yang dinamakan daerah termoklin.

  • Ekosistem Sungai

Sungai memiliki air yang dingin dan jernih serta mengandung sedimen dan senyawa lainnya sehingga dihuni oleh tumbuhan dan makhluk air lainnya. Aliran air dan gelombang memberikan oksigen pada air secara konstan. Selain itu, suhu air bergantung pada ketinggian dan garis lintang sungai.

  • Ekosistem Esturasi

Esturasi atau muara menjadi tempat bersatunya sungai dengan laut, yang sering dipagari oleh lempengan lumpur intertidal atau rawa garam. Ekosistem ini memiliki tingkat produktivitas dan kadar nutrisi yang tinggi yang dihuni oleh makhluk perairan kecil.

  • Ekosistem Pantai

Ekosistem ini didominasi oleh tumbuhan Ipomoea pes caprae yang tumbuh di gundukan pasir. Tumbuhan ini juga tahan terhadap hempasan angin dan gelombang. Selain itu, ekosistem pantai dapat menjadi lingkungan bagi ekosistem lain dan habitat untuk burung, kerang-kerangan, dan penyu.

  • Ekosistem Lamun

Lamun atau seagrass merupakan tumbuh-tumbuhan berbunga yang hidup di laut, tepatnya di perairan pantai yang dangkal. Seperti tumbuhan di darat, lamun berbunga, berbuah, dan berbiji, bahkan memiliki sistem internal untuk fotosintesis. Selain itu, lamun juga banyak dimanfaatkan untuk berbagai keperluan.

Halaman:

Editor: Ruswanti

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Besaran Skalar dan Besaran Vektor dalam Ilmu Fisika

Senin, 25 Oktober 2021 | 21:50 WIB

Besaran Pokok dan Besaran Turunan dalam Ilmu Fisika

Senin, 25 Oktober 2021 | 20:47 WIB

20 Wisudawan Terbaik PNP Periode ke-60

Minggu, 24 Oktober 2021 | 06:55 WIB

Tujuan, Ciri dan Jenis Norma Hukum

Jumat, 22 Oktober 2021 | 22:00 WIB

Ciri, Fungsi, Macam, dan Jenis Norma Sosial

Jumat, 22 Oktober 2021 | 10:04 WIB
X