Apa Itu Nilai dan Norma Sosial: Pengertian, Jenis, dan Contohnya (Materi Sosiologi)

- Kamis, 23 September 2021 | 11:45 WIB
Ilustrasi nilai dan norma sosial (sumber gambar: Pixabay.com)
Ilustrasi nilai dan norma sosial (sumber gambar: Pixabay.com)

HARIANHALUAN.COM - Nilai dan norma sosial merupakan dua hal yang berbeda, namun memiliki keterhubungan satu sama lain. Apa yang dimaksud dengan nilai dan norma sosial? Apa saja jenis-jenisnya? Serta, apa saja contoh-contohnya? Simak artikel berikut hingga tuntas.

Pengertian dan Jenis-jenis Nilai Sosial

Nilai adalah segala sesuatu yang dianggap penting atau baik bagi kelompok atau masyarakat. Nilai di masyarakat bersifat relatif, dapat berubah sewaktu-waktu dengan beberapa faktor yang memengaruhinya. Seperti perkembangan teknologi, ilmu pengetahuan, dan kondisi tertentu.

Contohnya adalah beberapa tahun yang lalu, masih terdapat sekolah yang melarang siswa-siswinya membawa atau ponsel saat melakukan aktivitas pembelajaran, dengan alasan dapat mengganggu pelajaran. Namun kini, seluruh siswa-siswi harus menggunakan ponsel atau perangkat lainnya, untuk melakukan aktivitas pembelajaran dari sekolah. Karena kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring, akibat pandemi Covid-19.

Menurut Notonegoro, nilai terbagi menjadi 3 jenis, diantaranya adalah sebagai berikut:

1. Nilai Material

Nilai ini bersifat fisik dan berguna bagi manusia. Contohnya adalah pakaian yang pantas dikenakan. Tentu saja nilai ini bersifat relatif. Karena penilaian masyarakat yang satu dengan yang lain atas pakaian yang baik, bisa saja berbeda.

2. Nilai Vital

Nilai ini adalah yang berguna bagi manusia untuk beraktivitas. Contohnya adalah penggunaan kuota internet bagi siswa untuk mengakses pembelajaran daring di sekolah, saat masa pandemi Covid-19.

3. Nilai Kerohanian

Nilai ini berguna bagi kebutuhan batin manusia. Nilai ini terbagi menjadi 4, diantaranya:

  • Keindahan

Nilai yang bersumber dari keindahan inderawi. Contohnya adalah standard cantik perempuan yang umum adalah memiliki tubuh langsing dan berkulit putih. Namun kini, standard tersebut mulai dianggap mitos dan diskriminatif.

  • Kebenaran

Nilai yang dapat dibuktikan dengan fakta. Contohnya adalah api itu menghasilkan panas dan makhluk hidup itu bernapas.

  • Kebaikan/Moral

Nilai kebaikan yang berasal dari kesadaran diri manusia. Contohnya adalah ketika membantu orang menyeberang jalan.

  • Kerohanian

Nilai yang bersumber dari Tuhan. Contohnya adalah ketika menjalankan perintah agama.

Pengertian dan Jenis-jenis Norma Sosial

Norma adalah seperangkat aturan yang mengikat masyarakat. Pada umumnya, norma sosial berbentuk perintah dan larangan. Norma dibentuk, menyesuaikan dengan nilai yang dianut oleh masyarakat. Maka dari itu, norma dan nilai disebut memiliki hubungan satu sama lain.

Sebagai individu, kita harus menyesuaikan norma di dalam masyarakat, untuk membantu menjaga keteraturan. Namun bukan berarti norma tidak bisa diubah. Terdapat norma yang bisa diubah, terlebih jika penerapannya banyak menimbulkan kerugian bagi masyarakat.

Setiap kelompok masyarakat pasti memiliki norma sosial, baik yang tertulis maupun tidak tertulis. Beberapa norma yang umumnya terdapat di masyarakat, antara lain:

1. Norma Agama

Norma ini bersumber dari Tuhan melalui agama. Norma ini cenderung bersifat mutlak, meski terkadang terdapat perbedaan tafsir di dalamnya. Contohnya adalah perintah dan larangan yang terdapat dalam kitab suci agama.

2. Norma Kesusilaan

Biasanya bersumber dari nilai kebaikan manusia. Norma ini bersifat relatif, bisa berubah seiring dengan nilai yang berubah di masyarakat. Contohnya adalah tidak bertindak rasis dan tidak menghina orang lain.

3. Norma Kesopanan

Norma yang bersumber dari pergaulan antar anggota keluarga, teman, dan lain-lain. Sama seperti norma kesusilaan, norma ini juga bersifat relatif.

Contohnya adalah menyesuaikan tutur kata dan gaya bahasa dengan lawan bicara. Misalnya jika sedang berada dalam forum formal, maka sebaiknya menggunakan kalimat-kalimat formal. Namun jika sedang berinteraksi dengan teman sepergaulan, maka tidak masalah menggunakan bahasa non-formal.

Halaman:

Editor: Rizky Adha Mahendra

Sumber: Ruangguru.com

Tags

Terkini

Rukun Iman yang Keempat, Iman kepada Para Rasulullah

Senin, 6 Desember 2021 | 19:25 WIB

Rukun Iman Kedua, Percaya kepada Para Malaikat

Senin, 6 Desember 2021 | 19:20 WIB

Penjelasan Rukun Iman dan Rukun Islam

Senin, 6 Desember 2021 | 19:16 WIB

Metode Ilmiah Biologi

Sabtu, 4 Desember 2021 | 10:46 WIB

Pengertian Ilmu Biologi dan Hal yang Dipelajari

Jumat, 3 Desember 2021 | 22:51 WIB

Cabang-Cabang dari Ilmu Biologi

Jumat, 3 Desember 2021 | 22:11 WIB

Definisi dan Cabang Ilmu Biologi

Jumat, 3 Desember 2021 | 21:53 WIB

Ruang Lingkup Biologi

Jumat, 3 Desember 2021 | 19:12 WIB

Pelestarian Ex Situ

Selasa, 30 November 2021 | 22:46 WIB

Pelestarian In Situ

Selasa, 30 November 2021 | 22:23 WIB

Keanekaragaman Hayati di Indonesia

Selasa, 30 November 2021 | 22:16 WIB
X