Sejarah Kemerdekaan Negara Vanuatu, Sebuah Negara Kepulauan di Oseania yang Mendukung Kemerdekaan Papua

- Senin, 27 September 2021 | 15:30 WIB
Vanuatu (sumber gambar: Pixabay.com)
Vanuatu (sumber gambar: Pixabay.com)

HARIANHALUAN.COM - Nama Vanuatu sempat ramai menjadi sorotan publik, terutama warganet di Indonesia. Pasalnya, Vanuatu sempat menyinggung tentang perlakukan pemerintah Indonesia terhadap Papua, yang bertendensi negatif.

Serupa dengan Indonesia, Republik Vanuatu juga merupakan negara bekas jajahan bangsa Eropa pada masa kolonial. Kini Vantuatu telah merdeka dan berdaulat, meski masih menjadi bagian dari negara persemakmuran Britania Raya.

Sejarah Kemerdekaan Vanuatu

Masyarakat Vanuatu merayakan kemerdekaannya atas praktik kolonialisme Inggris dan Perancis, setiap tanggal 30 Juli. Orang Eropa pertama yang menemukan Vanuatu adalah Fernandez de Quiros. Ia merupakan seorang penjelajah asal Portugis yang pada saat itu bekerja untuk Kerajaan Spanyol.

Dilansir melalui tirto.id, mengutip buku A Loose Canon: Essays on History, Modernity and Tradition (2007) karya Brian J. Coman, De Quiros berlabuh di sebuah pulau yang sekarang menjadi wilayah dari Vanuatu pada 4 Mei 1606. Kemduian, wilayah tersebut dijadikan sebagai koloni oleh Kerajaan Spanyol. Pada saat itu, Kerjaan Spanyol masih bersatu dengan Portugis (sejak 1580 hingga 1640).

Selanjutnya, Vanuatu jatuh ke tangan Perancis dan Britania Raya atau Inggris pada 1880. Dilansir melalui Ethnology of Vanuatu (1999), menjelang akhir tahun 1906, Perancis dan Britania Raya sepakat untuk membentuk pemerintahan bersama atau kondominium yang diberi nama Hebrides Baru (New Hebrides).

Sebagian besar bangsa-bangsa di Asia merdeka setelah Perang Dunia II usai, termasuk negara-negara di Asia Tenggara seperti Indonesia. Sementara itu, Vanuatu masih berada di bawah praktik kolonialisme Perancis dan Inggris. Gerakan kemerdekaan di Vanuatu, baru muncul pada 1970.

Muaranya adalah Vanuatu memperoleh kemerdekaan pada tanggal 30 Juli 1980. Kendati demikian, Vanuatu masih termasuk negara Persemakmuran Inggris yang terhubung dengan Britania Raya. Selain itu, Vanuatu sekaligus menjadi anggota Francophonie, yaitu organisasi yang beranggotakan negara-negara yang menggunakan bahasa Perancis.

Gerakan Kemerdekaan Vanuatu

Halaman:

Editor: Rizky Adha Mahendra

Sumber: Tirto .id, mancode.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jenis Magnet dan Cara Membuatnya

Selasa, 19 Oktober 2021 | 22:56 WIB

Manfaat Magnet dalam Kehidupan Sehari-hari

Selasa, 19 Oktober 2021 | 21:36 WIB

Para Ilmuwan Peneliti Magnet dan Manfaat Magnet

Selasa, 19 Oktober 2021 | 20:40 WIB

Penjelasan Tentang Magnet dan Gaya Magnet

Selasa, 19 Oktober 2021 | 20:14 WIB

Irman Gusman Berharap Perguruan Thawalib Terus Maju

Selasa, 19 Oktober 2021 | 14:19 WIB

4 Sekolah di Pariaman Direhab Melalui DAK

Selasa, 19 Oktober 2021 | 10:55 WIB

85% Keberhasilan Seseorang Ditentukan oleh Soft Skill

Selasa, 19 Oktober 2021 | 07:07 WIB

4 Puasa Wajib dalam Islam

Senin, 18 Oktober 2021 | 20:52 WIB

Tata Cara Ibadah Haji yang Perlu Diketahui

Senin, 18 Oktober 2021 | 20:43 WIB

Bagikan Ceritamu Bersama Daihatsu

Senin, 18 Oktober 2021 | 20:05 WIB

Cara Kenalkan Lima Rukun Islam Kepada Anak-Anak

Senin, 18 Oktober 2021 | 19:40 WIB

Terpopuler

X