Nadiem Beberkan Dampak Buruk Jika Anak Terus Belajar Jarak Jauh

Milna Miana
- Kamis, 30 September 2021 | 12:24 WIB
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim membeberkan risiko jika anak terus-terusan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Salah satunya, memudarnya capaian belajar dan memburuknya kesehatan psikis anak-anak.

Pemerintah dalam beberapa waktu terakhir terus mendorong terselenggaranya pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dengan protokol kesehatan yang ketat dan strategi pengendalian Covid-19 di sekolah.

Baca Juga: Dilema Nadiem, 'Tutup Sekolah Saya Disalahkan, Buka Sekolah Juga Disalahkan'

"[Anak-anak] kemungkinan besar kehilangan antara 0,8 sampai 1,2 tahun pembelajaran. Jadi seolah-olah satu generasi kehilangan hampir setahun pembelajaran di masa ini," ungkap Nadiem, dikutip dari laman resmi Kemendikbudristek melalui CNBC Indonesia, Kamis (30/9/2021).

Nadiem menambahkan, banyak anak-anak yang terdampak kesehatan jiwanya akibat pandemi. Gejala yang dialami antara lain kesepian hingga trauma.

Baca Juga: PTM Terbatas Bakal Dihentikan Gegara Ribuan Sekolah jadi Klaster Covid-19? Begini Tanggapan Nadiem Makarim

"Banyak anak-anak kita yang kesepian dan trauma dengan situasi ini. Begitu juga dengan orang tuanya," katanya.

Mendikbudristek memaparkan, sejak tahun lalu pemerintah terus melakukan advokasi ke berbagai daerah yang telah dapat menggelar PTM terbatas untuk segera menyelenggarakan dengan persiapan yang matang dan sistem pengendalian yang baik.

"Sudah 40% sekolah mulai tatap muka terbatas, tapi ini angkanya masih kecil. Kalau tidak mau makin ketinggalan, kita harus tatap muka dengan protokol kesehatan teraman yang bisa dilakukan," jelasnya.

Nadiem menyampaikan bahwa sekolah wajib memahami dan menaati panduan PTM terbatas yang tertuang di dalam Keputusan Bersama (SKB) Mendikbud, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: CNBC Indonesia

Tags

Terkini

Pengertian dan Tanda Tempo Lagu

Selasa, 17 Mei 2022 | 21:35 WIB

40 Contoh Parikan Berbahasa Jawa

Selasa, 17 Mei 2022 | 10:08 WIB

Kumpulan Rumus Fisika yang Sering Digunakan

Kamis, 12 Mei 2022 | 21:09 WIB
X