PNP Ciptakan 2 Sistem Spada untuk Kuliah Lintas Jurusan dan Perguruan Tinggi

- Sabtu, 16 Oktober 2021 | 06:45 WIB
Pelatihan Pembuatan Konten Mata Kuliah Daring dengan Pemanfaatan Aktifitas Spada PNP” di Hotel Truntum
Pelatihan Pembuatan Konten Mata Kuliah Daring dengan Pemanfaatan Aktifitas Spada PNP” di Hotel Truntum

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Saat ini Politeknik Negeri Padang (PNP) memiliki 2 versi Sistem Pembelajaran Daring Indonesia (Spada). Namun tidak seperti perguruan tinggi lainnya, nama Spada tetap digunakan sehingga terkesan sebagai program Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementrian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi yang di- launching pada 2017.

Hal itu diungkapkan Direktur Politeknik Negeri Padang Surfa Yondri dalam “Pelatihan Pembuatan Konten Mata Kuliah Daring dengan Pemanfaatan Aktifitas Spada PNP” di Hotel Truntum, bekas Hotel Inna Muara, baru-baru ini.

Baca Juga: Senat PNP Serahkan Tiga Nama Calon Direktur 2021-2025 ke Kemendikbudristek

Menurut Direktur PNP, Surfa Yondri, sistem ini memungkinkan peningkatan pemerataan akses terhadap pembelajaran yang bermutu di Politeknik Negeri Padang. Dengan sistem pembelajaran daringnya, Spada memberikan peluang bagi mahasiswa dari jurusan tertentu untuk mengikuti mata kuliah bermutu tertentu dari jurusan lain dan hasil belajarnya dapat diakui sama di Politeknik Negeri Padang.

Embrio untuk itu sudah ada karena saat ini, mata kuliah “Kewirausahaan” di Jurusan Teknik Sipil diajar oleh dosen dari Jurusan Administrasi Niaga.

Baca Juga: Dies Natalis ke-34, Direktur Paparkan Perkembangan PNP

Ke depan, hal tersebut bisa lebih ditingkatkan, mahasiswa dari politeknik lain bisa mengikuti mata kuliah tertentu yang ditawarkan oleh jurusan tertentu yang ada di Politeknik Negeri Padang.

Hasil belajarnya diakui oleh perguruan tinggi dimana mahasiswa tersebut terdaftar. Dosen Polban misalnya bisa mengajar mahasiswa Politeknik Negeri Sambas dan Politeknik Negeri Ambon.

"Sehubungan dengan itu, dosen Politeknik Negeri Padang diimbau untuk mengubah mindset dari mengajar 1 lokal dengan 28 orang mahasiswa menjadi mengajar mahasiswa 1 kampus, bahkan jika perlu secara nasional," ujarnya.

Spada di Politeknik Negeri Padang dikembangkan oleh pakar komputer H.A. Mooduto dan yang lebih awal dikembangkan oleh Jurusan Akuntansi yang memang mendapatkan hibah untuk mengembangkan sistem tersebut sebelum Covid-19. Akuntansi mendapatkan hibah tersebut saat di bawah kepemimpinan Ketua Jurusan Amy Fontanella dikarenakan Jurusan tersebut terakreditasi A.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Tags

Terkini

Bentuk dan Orientasi Orbital pada Atom

Selasa, 25 Januari 2022 | 22:32 WIB

Tiga Kaidah dalam Konfigurasi Elektron pada Atom

Selasa, 25 Januari 2022 | 22:27 WIB

Teori Atom Mekanika Kuantum

Selasa, 25 Januari 2022 | 22:15 WIB

Sel Volta dan Rangkaiannya

Selasa, 25 Januari 2022 | 19:50 WIB

Hukum Faraday 1 dan 2

Selasa, 25 Januari 2022 | 13:19 WIB

Reaksi Kimia Perkaratan (Korosi)

Selasa, 25 Januari 2022 | 10:42 WIB

Penjelasan Tentang Buffer (Larutan Penyangga)

Selasa, 25 Januari 2022 | 10:33 WIB

Senyawa Polimer

Senin, 24 Januari 2022 | 22:57 WIB

Persamaan Termokimia dan Perubahan Entalpi Standar

Senin, 24 Januari 2022 | 21:19 WIB
X