Pentingnya Pelatihan Perencanaan Karir Mahasiswa Berbasis Web

- Minggu, 17 Oktober 2021 | 15:05 WIB
Pelatihan perencanaan karir mahasiswa berbasis aplikasi web.
Pelatihan perencanaan karir mahasiswa berbasis aplikasi web.


Dosen Psikologi FK Unand yang juga Peneliti Bidang Psikologi Industri dan Organisasi, Tri Rahayuningsih, S.Psi, MA mengadakan pelatihan perencanaan karir mahasiswa berbasis aplikasi web.

Oleh : Tri Rahayuningsih, S.Psi, MA
Dosen Psikologi FK Unand dan Peneliti Bidang Psikologi Industri dan Organisasi

Menurutnya, eksplorasi karir sebagai salah satu tugas perkembangan individu masih menimbulkan masalah yang berdampak pada ketidakyakinan mahasiswa ketika hendak memutuskan karir setelah lulus. Sehingga perlu adanya bimbingan karir, walaupun sudah banyak model intervensi karir yang salah satunya menggunakan buku panduan perencanaan karir. Namun, belum ada penelitian tentang efektifitas panduan perencanaan karir yang diukur menggunakan aplikasi web, sehingga memudahkan mahasiswa memperoleh gambaran perencanaan karir nya dan membantu akademisi untuk memprediksi keyakinan diri pada mahasiswa tersebut udalam keputusan karir di bidang kewirausahaan misalnya. Karakteristik wirausaha yang memiliki skor paling lemah pada mahasiswa adalah pada kebutuhan akan otonomi dan kecenderungan mengambil risiko (Ismail & Zain, 2015).

Dalam rangka pembinaan wirausaha baru dari perguruan tinggi, perlu dilakukan kajian terhadap kompetensi kewirausahaan pada mahasiswanya. Berdasarkan aspek psikologis dan bisnis, kompetensi kewirausahaan digunakan untuk mengetahui karakteristik dan keterampilan mahasiswa agar dapat menjadi wirausaha yang sukses (So et al., 2017).

Terkait dengan penciptaan bisnis sendiri ataupun mengoptimalkan kinerjanya nanti di perusahaan, mahasiswa yang setelah lulus biasanya kekurangan sumber daya dan keterampilan yang diperlukan untuk memulai kegiatan bisnis tersebut (Pérez-lópez et al., 2019), sehingga menjadi ragu dalam merencanakan karirnya. Keputusan mahasiswa untuk menjalani karir kewirausahaan, butuh mediasi perilaku adaptif berdasarkan eksplorasi kegiatan kewirausahaan dan strategi mahasiswa untuk mengatasi tantangan antara transisi ke dunia wirausaha dan dunia kerja.

Idealnya, pendidikan kewirausahaan di Universitas juga berfokus pada pelatihan ketrampilan bisnis, penyuluhan dan bimbingan karir bagi mahasiswa (Vilcov & Dimitrescu, 2015). Apalagi pada masa pandemi Covid-19 ini, pemanfaatan blended learning sebagai metode belajar mix tatap muka dan jarak jauh sangat dibutuhkan, terlebih lagi pemanfaatan asesmen online yang ditawarkan dari sebuah aplikasi web tentunya akan memudahkan mahasiswa mengikuti panduan perencanaan karir dari mana saja dan kapanpun untuk mengukur seberapa percaya dirinya dalam memutuskan karir.

Pendidikan kewirausahaan dapat menanamkan jiwa yang lebih mandiri dan berani mengambil risiko pada diri peserta didik (Ratten & Jones, 2020). Ini membantu mereka membangun kepercayaan diri tentang kemampuan mereka untuk memulai bisnis baru. Terbukti dari banyaknya mahasiswa yang mulai berwirausaha selama kuliah dari rumah sejak pandemi Covid-19. Ini menjadi peluang transformasional untuk penelitian pendidikan kewirausahaan karena proses pemikiran baru yang dimunculkan selama menghadapi career-shock setelah pandemi dapat memanfaatkan ketangguhan psikologis mereka (Ratten & Jones, 2020). Sebagian besar mahasiswa biasanya menganggap karir wirausaha sebagai pilihan untuk mempraktikkan profesinya (Peña-ayala & Villegas-berumen, 2020). Namun, pemikiran dan tindakan kewirausahaan tidak hanya penting sehubungan dengan hasil kewirausahaan klasik seperti penciptaan dan pertumbuhan usaha, tetapi juga mempengaruhi jiwa intrapreneurship dalam pekerjaan yang lebih mapan nantinya, walaupun tidak pada profesi kewirausahaan. Juga dapat dianggap sebagai seperangkat keterampilan umum yang membantu individu untuk secara proaktif mengelola karirnya sendiri di saat ketidakpastian dan mempersiapkan perubahan di masa depan (Newman et al., 2019).

Intervensi perencanaan karir yang menggunakan teknologi informasi dan komputer (TIK) masih sangat jarang. Padahal, penggunaan teknologi yang diadopsi akan membuat akses ke layanan karir lebih memungkinkan melalui pemberian layanan yang lebih beragam (Ben et al., 2020). Manfaat potensial dari peningkatan keterlibatan TIK termasuk keefektifan biaya dan peningkatan akses ke sumber daya dan dukungan (Sampson et al., 2019). Seperti salah satunya, Career HOPES adalah intervensi konseling kelompok berbasis internet yang dirancang untuk memfasilitasi eksplorasi pekerjaan dan pengambilan keputusan karir. Intervensi tersebut mencakup pelajaran interaktif dan penilaian diri otomatis, tugas pekerjaan rumah, dan diskusi kelompok di forum online pribadi (Herman, 2010).

Maka, aplikasi web (e-CarPlan) yang telah dihasilkan tim peneliti dari dosen Program Studi Psikologi dan Sistem Informasi UNAND ini berupa panduan yang berisikan materi dan video tahapan keputusan karir, juga dilengkapi tugas yang dapat peserta unggah untuk diberi tanggapan dari para coach / mentor. Kemudian, peserta juga dapat melakukan asesmen mandiri untuk mengenal dirinya dan memetakan kemampuan eksplorasi karir, terutama di bidang kewirausahaan. Untk selanjutnya, evaluasi pencapaian yang telah peserta lakukan, sehingga peserta akan memperoleh gambaran seberapa yakin persiapan perencanaan karir, dan untuk memutuskan karirnya di bidang kewirausahaan.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Terkini

Pelestarian Ex Situ

Selasa, 30 November 2021 | 22:46 WIB

Pelestarian In Situ

Selasa, 30 November 2021 | 22:23 WIB

Keanekaragaman Hayati di Indonesia

Selasa, 30 November 2021 | 22:16 WIB

Keanekaragaman Hayati Tingkat Jenis atau Spesies

Selasa, 30 November 2021 | 22:12 WIB

Faktor-Faktor Pembentuk Keanekaragaman Hayati

Selasa, 30 November 2021 | 22:08 WIB

Manfaat Keanekaragaman Hayati untuk Kehidupan Manusia

Selasa, 30 November 2021 | 11:46 WIB

Manfaat dan Upaya Pelestarian Keanekaragaman Hayati

Selasa, 30 November 2021 | 09:07 WIB

Pengertian dan Contoh Keanekaragaman Tingkat Genetik

Selasa, 30 November 2021 | 09:03 WIB

Keanekaragaman Hayati Tingkat Ekosistem

Senin, 29 November 2021 | 21:07 WIB
X