Ini Kelompok yang Rentan Alami Gangguan Kesehatan Mental

- Senin, 18 Oktober 2021 | 03:05 WIB
ilustrasi kesehatan mental
ilustrasi kesehatan mental

HARIANHALUAN.COM - Kesehatan mental dan kesehatan fisik sudah sepatutnya jalan beriringan. Pasalnya, kedua hal ini saling terkait dan mempengaruhi satu dengan lainnya.

Pendiri Aplikasi KALBU (platform online untuk kesehatan mental masyarakat) Iman Hanggautomo mengatakan keluhan kesehatan mental bahkan dapat memicu munculnya masalah pada kesehatan fisik.

“Seperti halnya fisik yang sakit harus diobati, maka mental yang sakit juga harus mendapatkan penanganan dari para ahlinya. Misalnya, melalui konsultasi dan terapi,” kata Iman.

Terkait kesehatan mental terutama di masa pandemi COVID-19, Iman mengungkapkan di Indonesia terdapat beberapa kelompok yang dinilai rentan.

Kelompok-kelompok tersebut diantaranya, kelompok usia dini seperti anak dan remaja, kalangan pekerja terutama mereka yang kehilangan pekerjaan atau berkurang penghasilannya, serta orang tua dan pasangan yang diharuskan terlalu sering bersama karena adanya pembatasan kegiatan.

Lebih jauh, Iman mengungkapkan ada dampak yang muncul jika kesehatan mental tidak dapat diatasi dengan baik. Oleh sebab itu, ia berujar saat ini sudah banyak tersedia platform untuk melakukan konsultasi psikologis secara daring

“Kita harus menghilangkan stigma negatif tentang konsultasi psikologis, bahwa kesehatan mental bukanlah hal yang tabu. Edukasi pentingnya kesehatan mental juga harus ditingkatkan sejak dini, misalnya dengan menyisipkan pendidikan tersebut ke dalam pelajaran sekolah,” ungkap Iman.

Ada tiga dampak yang mungkin terjadi akibat buruknya kesehatan mental seseorang, yaitu:

1. Hubungan menjadi tidak harmonis

Menurut Iman, dampak yang paling ringan dari buruknya kesehatan mental seseorang adalah tidak harmonisnya sebuah hubungan.

“Kalau tidak harmoni itu jadi suka marah-marah di dalam rumah, atau perasaannya jadi lebih sensitif. Tentu ini tidak baik ya,: ucapnya.

2. Kesehatan fisik terganggu

Lantaran kesehatan mental dan kesehatan fisik saling berkaitan, maka jika kesehatan mental seseorang buruk otomatis akan mempengaruhi kesehatan fisiknya pula.

“Kan kalau mental terganggu, jadi stres. Lama-lama bisa meninggal karena stres atau sakit komplikasi yang muncul,” ungkap Iman.

3. Bunuh diri

Dampak terburuk atau terparah akibat buruknya kesehatan mental seseorang ialah ia nekat mengakhiri hidupnya sendiri atau bunuh diri.

“Ini cukup banyak terjadinya. Mereka cari jalan pintas dengan bunuh diri,” kata Iman.

World Health Organization (WHO) dalam laman resminya mengatakan, ada beberapa hal yang harus diketahui tentang upaya bunuh diri. Seperti banyak orang berpikir tentang bunuh diri di beberapa titik dalam hidup mereka.

“Jalan dan perilaku bunuh diri adalah tanda-tanda tekanan emosional yang parah, bukan kelemahan. Tidak apa-apa untuk bertanya kepada seseorang apakah mereka berpikir tentang bunuh diri agar mungkin untuk menjadi lebih baik,” demikian pernyataan WHO.

Berikut tanda-tanda peringatan bahwa seseorang mungkin berpikir untuk bunuh diri:

- Perubahan suasana hati yang parah

- Penarikan sosial

- Mengungkapkan pikiran atau rencana untuk mengakhiri hidup mereka

- Mengucapkan selamat tinggal kepada keluarga dan teman dekat

Mengatakan hal-hal seperti: "Tidak ada yang akan merindukanku saat aku pergi." Memberikan harta berharga

“Jika Anda khawatir tentang seseorang yang berisiko bunuh diri, bicaralah dengan mereka. Dengarkan dengan pikiran terbuka dan tawarkan dukungan Anda,” demikian penjelasan WHO. (*)

Halaman:
1
2
3

Editor: Jefli Bridge

Sumber: Covid-19.go.id

Terkini

Sistem Koloid dan Jenisnya

Jumat, 21 Januari 2022 | 21:04 WIB

Perusahaan Batubara CDE dan CES Rekrut 20 Alumni PNP

Jumat, 21 Januari 2022 | 14:16 WIB

Perubahan Energi dalam Sistem

Jumat, 21 Januari 2022 | 13:25 WIB

Definisi, Faktor, dan Jenis Reaksi Kimia

Kamis, 20 Januari 2022 | 22:51 WIB

Penjelasan Bahan Kimia yang Perlu Kamu Pahami

Kamis, 20 Januari 2022 | 22:42 WIB

Penggolongan Jenis dan Sifat dari Karbohidrat

Kamis, 20 Januari 2022 | 14:54 WIB

Proses Kenaikan Titik Didih dan Penurunan Titik Beku

Kamis, 20 Januari 2022 | 12:46 WIB

Jenis dan Fungsi Lemak bagi Tubuh Manusia

Kamis, 20 Januari 2022 | 08:39 WIB

Sifat dan Kegunaan Unsur Halogen

Rabu, 19 Januari 2022 | 20:18 WIB

Protein: Struktur, Sifat, dan Fungsinya

Rabu, 19 Januari 2022 | 17:33 WIB

IKN: Momentum atau Beban Ekonomi Nasional?

Rabu, 19 Januari 2022 | 16:43 WIB
X