Cara Kenalkan Lima Rukun Islam Kepada Anak-Anak

- Senin, 18 Oktober 2021 | 19:40 WIB
mengajarkan rukun islam kepada anak-anak
mengajarkan rukun islam kepada anak-anak

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

Cara membacanya:

"Asy-hadu allaa ilaaha illallaahu wa asy-hadu anna muhammadarrasuulullahi".

Artinya:

"Aku bersaksi tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah".

Kamu dapat menerangkan dari kalimat syahadat tersebut, hanya Allah swt. yang patut disembah, tidak ada yang lain, dan tidak ada Tuhan selain Allah. Sebab, Allah adalah Maha Penguasa seluruh isi alam semesta. Anak juga harus diajarkan untuk mengimani dan mengamalkan perintah-perintah Allah. Kamu dapat mulai menjelaskan fenomena alam, kondisi tubuh, dan anugerah yang terjadi atas izin Allah. Mereka mulai diajarkan untuk bersyukur kepada Allah. Biasanya anak-anak takut kepada makhluk ghaib. Mulai ajarkan kepada anak-anak bahwa makhluk ghaib adalah ciptaan Allah dan tidak perlu ditakuti.  

  1. Mendirikan salat

Salat adalah rukun Islam yang kedua. Sebagai seorang muslim, kita diwajibkan untuk mendirikan salat sebagai bentuk ibadah kepada Allah. Salat dibagi menjadi 5 waktu. Berikut penjelasan singkat tentang salat berdasarkan waktu dan jumlah rakaatnya. 

  • Salat Subuh, dikerjakan sebelum terbitnya fajar sekitar pukul 04.00 dengan jumlah 2 raka'at.
  • Salat Dzuhur, dikerjakan pada siang hari sekitar pukul 12.00 dengan jumlah 4 raka'at.
  • Salat Ashar, dikerjakan pada sore hari sekitar pukul 15.30 dengan jumlah 4 raka'at.
  • Salat Maghrib, dikerjakan pada matahari terbenam sampai masuk waktu Isya dengan jumlah 3 raka'at.
  • Salat Isya, dikerjakan pada malam hari sekitar pukul 19.00 dengan jumlah 4 raka'at.

Selain itu, kita juga sebaiknya mengajarkan cara-cara salat 5 waktu pada anak dengan mempraktikannya bersama di rumah. Mulai dengan mencontohkan dan mengajak anak-anak untuk praktik salat. Ajarkan juga kepada anak-anak bacaan wajib salat beserta surat-surat pendek yang mudah terlebih dahulu. Hal yang paling efektif dalam mengajarkan anak-anak yaitu, memberikan contoh. Jadi, setiap kali adzan, ajaklah anak-anak untuk berwudhu dan salat bersama-sama. Jika anak-anak bersikap hiperaktif, tingkatkan kesabaran. Sebab, kunci untuk mengajarkan agama adalah bersabar. 

  1. Puasa di bulan Ramadhan

Rukun Islam yang ketiga, yaitu setiap umat muslim diwajibkan untuk berpuasa selama satu bulan penuh di bulan Ramadhan. Tujuan dari puasa untuk mencapai ketakwaan kepada Allah SWT. Dari berpuasa, seorang muslim hendaknya dapat mengambil hikmah, seperti melatih kesabaran, menumbuhkan rasa empati terhadap orang yang kelaparan sehingga mendorong hati untuk membantu orang yang kurang mampu. Selain itu, berpuasa juga mengajarkan umat muslim untuk menahan hawa nafsu. Baik nafsu lapar dan juga nafsu berbuat dosa. 

Cara mengajarkan puasa kepada anak-anak membutuhkan kesabaran dan kerutinan. Kenalkan anak kecil dengan mengajak puasa di bulan Ramadhan. Misalnya, mulai belajar puasa selama 6 jam terlebih dahulu. Kemudian, meningkat menjadi 12 jam dan seterusnya. Jangan terlalu memaksa, tetapi sesuaikan dengan kemampuan anak, dan pastikan seluruh nutrisinya terpenuhi selama puasa. 

Halaman:

Editor: Ruswanti

Sumber: popmama.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

3 Jenis Tuas dalam Pesawat Sederhana

Senin, 27 Juni 2022 | 23:32 WIB

4 Prinsip Kerja Pesawat Sederhana

Senin, 27 Juni 2022 | 21:12 WIB
X