Para Ilmuwan Peneliti Magnet dan Manfaat Magnet

- Selasa, 19 Oktober 2021 | 20:40 WIB
kabel listrik
kabel listrik

Apa itu magnet? Magnet adalah benda yang memiliki kemampuan untuk menarik benda-benda tertentu. Kata magnet berasal dari bahasa Yunani, yaitu magnitis lithos yang berarti batuan Magnesian. Magnesian atau Magnesia adalah sebuah kota di wilayah Yunani. Sekarang kota ini berubah namanya menjadi Manisia yang terletak di wilayah Turki. Pada zaman prasejarah, di Magnesia ditemukan banyak sekali kandungan magnet. Sejak saat itu, sudah banyak ilmuwan fisika yang menemukan berbagai hal tentang magnet. Berikut daftar ilmuwan fisika yang dikumpulkan oleh Harian Haluan.

  1. Hans Christian Ørsted

Hans Christian Ørsted adalah seorang ahli fisika dan kimia asal Denmark yang lahir di kota Rudkøbing pada 14 Agustus 1777. Dia meninggal di ibu kota Kopenhagen pada tanggal 9 Maret 1851. Dia melakukan penelitian mengenai elektromagnetik yang dipengaruhi oleh pemikiran Immanuel Kant. Beliau berhasil menemukan hubungan antara listrik dan magnet di tahun 1820. Ørsted melakukan eksperimen yang sangat sederhana. Beliau menunjukkan bahwa kawat yang dialiri arus listrik dapat menolak jarum magnet kompas.

Hans Christian Ørsted pada percobaannya di tahun 1819, beliau menemukan bahwa arus listrik yang melalui suatu kawat konduktor menyebabkan pembelokan jarum kompas saat kawat berarus tersebut didekatkan pada jarum kompas. Dengan kata lain, dia telah menemukan bahwa muatan listrik yang bergerak dapat menimbulkan medan magnet. Penemuan ini membangkitkan gairah dan semangat para fisikawan untuk mempelajari hubungan kelistrikan dan kemagnetan.

Ørsted bukanlah orang pertama yang menemukan bahwa listrik dan magnetisme itu berkaitan. Delapan belas tahun sebelumnya, Gian Domenico Romagnosi sudah meneliti tentang kedua hal tersebut. Romagnosi adalah seorang cendekia hukum Italia yang membuat catatan tentang penemuan pada tahun 1802.

Baca Juga: 3 Orang Peneliti Indonesia Terpilih Sebagai Ilmuwan Muda Asia

  1. James Clerk Maxwell

James Clerk Maxwell adalah fisikawan asal Skotlandia yang lahir pada tangga 13 Juni 1831. Maxwell dilahirkan di Edinburgh, Skotlandia, tahun 1831. Dia teramatlah dini berkembang: pada usia lima belas tahun dia sudah mampu mempersembahkan sebuah kertas kerja ilmiah kepada "Edinburgh Royal Society." Dia masuk Universitas Edinburgh dan tamat Universitas Cambridge. Maxwell dianggap sebagai teoritikus terbesar di bidang fisika dalam seluruh masa antara Newton dan Einstein. Kariernya yang cemerlang berakhir terlampau cepat karena dia meninggal dunia tahun 1879 akibat serangan kanker.

Beliau merupakan penulis pertama mengenai hukum magnetismedan kelistrikan dalam rumus matematis. Pada tahun 1864,dia berhasil membuktikan bahwa gelombang elektromagnetik ialah gabungan dari osilasi medan listrik dan magnet. Selain itu, Maxwell mendapati bahwa cahaya ialah salah satu bentuk radiasi elektromagnetik. 

James Clerk Maxwell menjelaskan mengenai hukum dasar listrik dan magnet ini terkenal melalui formulasi empat pernyataan. Maxwell berhasil menjabarkan secara tepat perilaku dan saling hubungan antara medan listrik dan magnet. Dengan begitu dia mengubah sejumlah besar fenomena menjadi satu teori tunggal yang dapat dijadikan pegangan. Pendapat Maxwell telah jadi anutan pada abad sebelumnya secara luas baik di sektor teori maupun dalam praktik ilmu pengetahuan.

Persamaan Maxwell adalah himpunan empat persamaan diferensial parsial yang mendeskripsikan sifat-sifat medan magnet dan medan listrik dan hubungannya dengan sumber-sumbernya, muatan listrik dan arus listrik, menurut teori elektrodinamika klasik. Keempat persamaan ini digunakan untuk menunjukkan bahwa cahaya adalah gelombang elektromagnetik. Berikut penjelasan mengenai hukum dari persamaan Maxwell.

Halaman:

Editor: Ruswanti

Sumber: Wikipedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pelestarian Ex Situ

Selasa, 30 November 2021 | 22:46 WIB

Pelestarian In Situ

Selasa, 30 November 2021 | 22:23 WIB

Keanekaragaman Hayati di Indonesia

Selasa, 30 November 2021 | 22:16 WIB

Keanekaragaman Hayati Tingkat Jenis atau Spesies

Selasa, 30 November 2021 | 22:12 WIB

Faktor-Faktor Pembentuk Keanekaragaman Hayati

Selasa, 30 November 2021 | 22:08 WIB

Manfaat Keanekaragaman Hayati untuk Kehidupan Manusia

Selasa, 30 November 2021 | 11:46 WIB

Manfaat dan Upaya Pelestarian Keanekaragaman Hayati

Selasa, 30 November 2021 | 09:07 WIB

Pengertian dan Contoh Keanekaragaman Tingkat Genetik

Selasa, 30 November 2021 | 09:03 WIB

Keanekaragaman Hayati Tingkat Ekosistem

Senin, 29 November 2021 | 21:07 WIB
X