Pengertian, Tujuan dan 15+ Contoh Nyata dari Norma Kesopanan

- Jumat, 22 Oktober 2021 | 22:05 WIB
Norma Kesopanan
Norma Kesopanan

Dalam kehidupan sehari-hari sebagai individu dan anggota masyarakat, kita memerlukan suatu pedoman untuk mewujudkan kehidupan yang harmonis. Dibuatlah sebuah aturan bernama norma. Pengertian dari norma secara umum adalah aturan atau ketentuan yang mengikat warga kelompok dalam masyarakat. Contoh dari norma, yaitu norma agama, norma kesusilaan, norma hukum, dan norma kesopanan. Kali ini, kita akan membahas lebih lanjut salah satu contoh norma, yaitu norma kesopanan. Simak penjelasan berikut.

Pengertian Norma Kesopanan

Dilansir dari lama Tirto.id, norma kesopanan merupakan norma yang berhubungan dengan pergaulan manusia dalam kehidupan sehari-hari. Terbentuknya norma kesopanan adalah hasil dari kesepakatan bersama dalam perbuatan atau peristiwa. Dalam hubungan bermasyarakat, norma ini memiliki perbedaan tergantung dari perilaku masyarakat yang bersangkutan. Norma kesopanan bersumber dari tata kehidupan atau budaya berupa kebiasaan-kebiasaan masyarakat dalam mengatur kehidupan berkelompok. Selain itu, sumber dari norma kesopanan dilihat dari pergaulan dan sanksinya berupa dicemoohkan.

Norma ini penting karena manusia adalah makluk sosial. Manusia memiliki kecenderungan untuk berinteraksi atau bergaul dengan sesama manusia sehingga membentuk kelompok. Kelompok-kelompok manusia tersebut disebut masyarakat. Hubungan interaksi manusia dalam masyarakat inilah yang menimbulkan sebuah aturan-aturan yang disepakati tentang perilaku yang pantas dan sebaliknya. Norma kesopanan mengatur aspek perbuatan yang boleh dilakukan dan perbuatan yang sebaiknya dihindari dari kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga: Tujuan, Ciri, dan Jenis Norma Hukum

Tujuan Norma Kesopanan

Setelah mengetahui pengertian dan sumber dari norma kesopanan, berikut tujuan dari dibentuknya norma ini. Tujuan dari norma kesopanan untuk membuat kita nyaman dalam bermasyarakat dan tidak dikucilkan. Tujuan lain dari norma ini adalah adanya sikap saling menghormati terhadap sesama dan menghargai. Rincian tujuan dari norma kesopanan di masyarakat dapat dilihat pada penjelasan sebagai berikut.

  1. Supaya diterima di dalam masyarakat. Ketika kita berperilaku sesuai dengan nilai yang ada di di suatu kelompok atau masyarakat, maka kita akan mudah untuk diterima. Kita dapat melakukan tujuan tertentu dalam kelompok tersebut. Diterimanya kita di masyarakat akan membuat kita menjadi lebih nyaman dan terhindar dari gangguan. Oleh karena itu, ada pepatah yang berbunyi ‘di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung.’
  2. Saling menghargai sesama maupun yang lebih tua. Terciptanya masyarakat yang baik terlihat dari keharmonisan antara anggota masyarakat, muda dan tua, laki-laki dan wanita, dan sebagainya. Keharmonisan dapat terlihat dari seberapa saling menghargai dan mengapresiasi antar sesama.
  3. Bertingkah laku sesuai aturan yang berlaku di masyarakat. Penjelasannya sama seperti nomor satu. Saat kita berlaku sesuai aturan dalam masyarakat, kita akan diterima oleh masyarakat.
  4. Diharapkan dapat memahami hakikat kemanusiaan dan etika tata pergaulan. Norma kesopanan erat kaitannya dengan salah satu sila di Pancasila, yaitu sila kedua. Sebagai warga Negara Indonesia, kita harus menerapkan sila kedua dan norma kesopanan.
  5. Tercipta kondisi sosialisasi yang baik dengan orang lain. Dari norma kesopanan, kita dapat meningkatkan kerja sama dan menciptakan lingkungan yang lebih baik.

Baca Juga: Apa Itu Nilai dan Norma Sosial: Pengertian, Jenis, dan Contohnya (Materi Sosiologi)

Contoh-Contoh Norma Kesopanan

Halaman:

Editor: Ruswanti

Sumber: Tirto.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Metode Ilmiah Biologi

Sabtu, 4 Desember 2021 | 10:46 WIB

Pengertian Ilmu Biologi dan Hal yang Dipelajari

Jumat, 3 Desember 2021 | 22:51 WIB

Cabang-Cabang dari Ilmu Biologi

Jumat, 3 Desember 2021 | 22:11 WIB

Definisi dan Cabang Ilmu Biologi

Jumat, 3 Desember 2021 | 21:53 WIB

Ruang Lingkup Biologi

Jumat, 3 Desember 2021 | 19:12 WIB

Pelestarian Ex Situ

Selasa, 30 November 2021 | 22:46 WIB

Pelestarian In Situ

Selasa, 30 November 2021 | 22:23 WIB

Keanekaragaman Hayati di Indonesia

Selasa, 30 November 2021 | 22:16 WIB

Keanekaragaman Hayati Tingkat Jenis atau Spesies

Selasa, 30 November 2021 | 22:12 WIB

Faktor-Faktor Pembentuk Keanekaragaman Hayati

Selasa, 30 November 2021 | 22:08 WIB

Manfaat Keanekaragaman Hayati untuk Kehidupan Manusia

Selasa, 30 November 2021 | 11:46 WIB

Manfaat dan Upaya Pelestarian Keanekaragaman Hayati

Selasa, 30 November 2021 | 09:07 WIB

Pengertian dan Contoh Keanekaragaman Tingkat Genetik

Selasa, 30 November 2021 | 09:03 WIB
X