Perbedaan Kolonialisme dan Imperialisme

- Selasa, 26 Oktober 2021 | 20:22 WIB
Bentuk kolonialisme Jepang di Indonesia
Bentuk kolonialisme Jepang di Indonesia

Pengertian Kolonialisme dan Imperialisme

Apa itu kolonialisme? Kolonialisme secara bahasa berarti penjajahan. Secara istilah, kolonialisme berarti sistem di mana suatu negara menguasai rakyat dan sumber daya negara lain tetapi masih tetap berhubungan dengan negara asal tersebut. Kolonialisme merupakan perbedaan perkembangan dikarenakan penguasaan satu orang oleh orang asing. Dilansir dari Merdeka.com, kolonialisme sebagai hasil dari sebuah keinginan untuk memperluas serta memerintah yang pada awalnya dapat dipahami sebagai negara yang menegakkan pemerintahan kolonial yang asing. Hal itu telah ada di hampir semua periode sejarah di dunia di dalam berbagai tingkat ekspresi.

Berbeda dengan kolonialisme, ada sebuah penjajahan yang bersifat lebih dinamis yang disebut imperialisme. Imperialisme ialah sebuah kebijakan di mana sebuah negara besar dapat memegang kendali atau pemerintahan atas daerah lain agar negara itu bisa dipelihara atau berkembang. Imperialisme lebih dinamis, namun secara politis juga lebih menghakimi dan bermuatan emosional.

Baca Juga: Tujuan, Macam dan Dampak Kolonialisme

Perbedaan Kolonialisme dan Imperialisme

Cara sederhana untuk mengetahui perbedaan kolonialisme dan imperialisme adalah dengan menganggap kolonialisme sebagai praktik dan imperialisme sebagai gagasan yang akan mendorong praktik tersebut. Kolonialisme adalah suatu bentuk penjajahan atau penanaman dari pemukiman wilayah yang jauh. Sedangkan, imperialisme merupakan suatu kata yang memiliki sejarah panjang. Sama-sama digarisbawahi dalam hal penindasan, namun sebenarnya dalam konteks yang berbeda. Untuk mengetahui perbedaan keduanya, berikut penjelasan perbedaan dari kolonialisme dan imperialisme yang dilansir dari Merdeka.com, antara lain:

  1. Meskipun kedua kata tersebut menggarisbawahi penindasan terhadap yang lain, ada perbedaan dari bentuk penjajahan kedua kata tersebut. Kolonialisme adalah bentuk penjajahan di mana satu negara mengambil kendali atas yang lain. Berbeda dengan Imperialisme yang lebih mengacu kepada kontrol politik atau ekonomi. Bentuk penjajahan ini dilakukan baik secara formal maupun informal. Secara sederhana, kamu dapat memahami kolonialisme sebagai praktik penjajahan atau penguasaan suatu daerah dan imperialisme adalah gagasan yang mendorong praktik kolonialisme.
  2. Kolonialisme berarti bahwa suatu negara menaklukkan dan menguasai wilayah lain atau negara lain. Negara kolonial akan melakukan eksploitasi sumber daya alam dan manusia negara yang ditaklukkan untuk kepentingan penakluk. Sedangkan, imperialisme berarti menciptakan sebuah kerajaan, berkembang ke wilayah tetangga dan memperluas dominasinya jauh. Bentuk penjajahan ini bersifat lebih dinamis untuk merambah kekuatan negara dalam berbagai bentuk. Pada masa modern, negara besar melakukan imperialisme dalam bentuk politik dan ekonomi.
  3. Dalam penjajahan kolonialisme, penakluk dapat sekaligus mengubah struktur sosial, struktur fisik, dan ekonomi suatu wilayah. Sangat normal bahwa dalam jangka panjang, ciri-ciri penakluk diwarisi oleh yang ditaklukkan.
  4. Kolonialisme adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan pemukiman di tempat-tempat seperti India, Australia, Amerika Utara, Aljazair, Selandia Baru, dan Brasil, yang semuanya dikuasai oleh orang Eropa. Imperialisme, di sisi lain, digambarkan di mana pemerintah asing mengatur wilayah tanpa pemukiman yang signifikan. Dominasi Amerika atas Puerto Rico dan Filipina dapat disebut sebagai contoh Imperialisme.
  5. Dalam kolonialisme, seseorang dapat melihat pergerakan besar orang ke wilayah baru dan hidup sebagai pemukim permanen. Meskipun mereka menjalani kehidupan sebagai pemukim permanen, mereka tetap setia pada negara ibu mereka. Imperialisme hanya menjalankan kekuasaan atas wilayah yang ditaklukkan baik melalui mekanisme kedaulatan atau kontrol tidak langsung.
  6. Datang ke asal-usul keduanya, imperialisme memiliki sejarah yang lebih panjang daripada kolonialisme. Sementara sejarah kolonialisme berawal dari abad ke-15.

Editor: Ruswanti

Sumber: Merdeka.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rukun Iman yang Keempat, Iman kepada Para Rasulullah

Senin, 6 Desember 2021 | 19:25 WIB

Rukun Iman Kedua, Percaya kepada Para Malaikat

Senin, 6 Desember 2021 | 19:20 WIB

Penjelasan Rukun Iman dan Rukun Islam

Senin, 6 Desember 2021 | 19:16 WIB

Metode Ilmiah Biologi

Sabtu, 4 Desember 2021 | 10:46 WIB

Pengertian Ilmu Biologi dan Hal yang Dipelajari

Jumat, 3 Desember 2021 | 22:51 WIB

Cabang-Cabang dari Ilmu Biologi

Jumat, 3 Desember 2021 | 22:11 WIB

Definisi dan Cabang Ilmu Biologi

Jumat, 3 Desember 2021 | 21:53 WIB

Ruang Lingkup Biologi

Jumat, 3 Desember 2021 | 19:12 WIB

Pelestarian Ex Situ

Selasa, 30 November 2021 | 22:46 WIB

Pelestarian In Situ

Selasa, 30 November 2021 | 22:23 WIB

Keanekaragaman Hayati di Indonesia

Selasa, 30 November 2021 | 22:16 WIB

Keanekaragaman Hayati Tingkat Jenis atau Spesies

Selasa, 30 November 2021 | 22:12 WIB
X