Penjelasan Lengkap Tentang Organel pada Sel-Sel Hewan

- Senin, 1 November 2021 | 21:18 WIB
Sel hewan
Sel hewan

Sentriol

Sel hewan memiliki dua sentriol di dalam organel sentrosom. Saat terjadi pembelahan sel, masing-masing sentriol saling memisahkan diri menuju kutub yang berlawanan dan membentuk benang-benang yang akan menempel dengan kromosom. Selain itu, sentriol berfungsi sebagai penggerak sel.

Baca Juga: Kucing Tabi: Sejarah Kemunculan, Karakteristik, dan Cara Mengidentifikasi

Lisosom

Organel ini berfungsi sebagai pencerna makanan dengan melakukan fagositosis serta penghancuran bakteri dan organel yang rusak atau disebut dengan autofagi.

Sitoskeleton

Sitoskeleton berguna untuk mempertahankan bentuk dan struktur sel, seperti pada dinding sel tumbuhan. Sitoskeleton tersusun dari tiga jenis serabut, yaitu mikrofilamen, mikrotubulus dan filamen intermedia. Tiga jenis serabut yang menyusun sitoskeleton, yaitu:

  1. Mikrofilamen

Mikrofilamen merupakan rantai ganda protein yang saling terhubung, tipis, dan memiliki diameter 7 nm. Mirofilamen tersusun atas protein aktin dan myosin. Mikrofilamen banyak terdapat pada sel-sel otot. Fungsi mikrofilamen, yaitu untuk mempertahankan bentuk sel, kontraksi sel, pergerakan sel, dan pembelahan sel.

  1. Mikrotubulus

Mikrotubulus merupakan rantai – rantai protein yang membentuk spiral memanjang seperti tabung berlubang dengan diameter 25 nm. Mikrotubulus tersusun dari protein tubulin. Jumlah serabutnya terbanyak dan terbesar dalam sitoskeleton. Fungsi mikrotubulus, yaitu mengarahkan perpindahan kromosom ke masing-masing kutub saat pembelahan sel, mempertahankan bentuk sel, pergerakan sel, dan membantu sel dalam pembelahan mitosis.

  1. Filamen Intermedia

Filamen intermedia merupakan rantai molekul protein yang membentuk untaian dan saling melilit antar satu filamen dengan filamen lainnya, serta memiliki diameter sekitar 8 – 12 nm. Filamen intermedia tersusun atas protein fimentin, namun tidak semua bagian sel filamen intermedia tersusun atas protein tersebut, misalnya pada sel kulit filamen yang tersusun atas protein keratin. Fungsi filamen intermedia, yaitu mempertahankan bentuk sel, tempat menempelnya nukleus dan organel-organel, serta membentuk lamina nukleus.

Halaman:

Editor: Ruswanti

Sumber: Studio Belajar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X