Struktur Kulit Manusia dan Fungsinya

- Kamis, 18 November 2021 | 21:15 WIB
Kulit Manusia (Ruswanti)
Kulit Manusia (Ruswanti)
  • Membentuk sel-sel kulit baru, diproduksi di bagian dasar epidermis dan terdorong hingga lapisan kulit paling luar dalam satu bulan untuk menggantikan sel kulit mati.
  • Melindungi lapisan kulit di bawahnya. Lapisan kulit epidermis memproduksi keratinosit untuk melindungi tubuh dari bakteri, parasit, virus, hingga panas.
  • Memberi warna pada kulit. Epidermis mengandung melanosit, yaitu sel yang memproduksi melanin (pigmen pemberi warna kulit), untuk melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet (UV). 

Lalu, kulit epidermis dibagi menjadi lima sublapisan kulit.

  • Stratum korneum, lapisan paling atas yang memproduksi keratin.
  • Stratum germinativum (stratum basal), tempat produksi keratinosit yang utama.
  • Stratum spinosum. Keratinosit yang terbentuk akan berikatan dengan sambungan interseluler (desmosom).
  • Stratum lucidum, berfungsi memproduksi keratin lebih banyak.
  • Stratum granulosum, tempat sel kulit menghasilkan lemak dan molekul lainnya.

 

  1. Dermis

Dermis berada di bawah epidermis. Dermis adalah lapisan kulit yang paling tebal. Hal itu karena terdapat pembuluh darah dan saraf, kelenjar keringat dan kelenjar minyak, folikel rambut, hingga saluran limfe. 

Nah, lapisan kulit ini sebagian besar terdiri atas kolagen, yang membuat kulit terlihat kenyal dan kencang. Berikut sejumlah fungsi kulit dermis.

  • Merasakan sakit dan sentuhan. Terdapat ujung saraf dengan reseptor yang mengirimkan sinyal kepada otak untuk merasakan sentuhan, sakit, gatal, panas, dan dingin.
  • Memproduksi keringat dan minyak. Keringat menurunkan suhu tubuh dan minyak membuat kulit tetap terasa lembap dan lembut. 
  • Menumbuhkan rambut. Folikel rambut memproduksi sel-sel rambut.
  • Mengalirkan darah yang menutrisi kulit dan mengatur suhu tubuh. Saar kulit terlalu panas, pembuluh darah melebar melepaskan panas. Saat kedinginan, pembuluh darah mengerut untuk menyimpan panas. 
  • Melawan infeksi. Pembuluh limfatik menghalangi terjadinya infeksi. 

 

  1. Hipodermis (Lapisan Subkutan)

Hipodermis berada paling bawah. Pada lapisan ini terdapat jaringan lemak, jaringan penghubung, dan elastin (membantu jaringan kulit kembali ke bentuk semula setelah peregangan). 

Nah, lapisan lemak melindungi tubuh dari panas dan dingin, sebagai cadangan energi, dan sebagai bantalan yang melindungi tulang, otot dan organ dalam tubuh. Di lapisan subkutan terdapat banyak pembuluh darah. 

 

Sementara itu, struktur kulit juga meliputi bagian-bagian lainnya, yakni sebagai berikut.

  1. Folikel Rambut dan Batang Rambut

Baca Juga: Empat Jenis Organ Sistem Ekskresi pada Manusia

Halaman:

Editor: Ruswanti

Sumber: Sehatq.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengertian dan Tanda Tempo Lagu

Selasa, 17 Mei 2022 | 21:35 WIB

40 Contoh Parikan Berbahasa Jawa

Selasa, 17 Mei 2022 | 10:08 WIB
X