Protista Mirip Hewan (Protozoa)

- Selasa, 23 November 2021 | 22:22 WIB
Plasmodium (Ruswanti)
Plasmodium (Ruswanti)

 

Apa itu protista mirip hewan? Protista mirip hewan, yang biasa disebut dengan protoza, adalah salah satu kelompok dari protista yang memiliki ciri yang mirip dengan hewan.

Nah, ciri protozoa yang sama dengan hewan adalah dapat bergerak dan heterotrof, yakni memakan atau memanfaatkan organisme lain sebagai sumber nutrisi. Protozoa akan menelan atau memasukkan makanan tersebut ke dalam sel tubuhnya (intraseluler).

Lalu, bagaimana ciri dan struktur tubuh dari protoza? Lalu, apa saja filum dari protista mirip hewan? Yuk, simak ulasan berikut ini!

 

Ciri-Ciri Protozoa

Bagaimana ciri protista mirip hewan? Dilansir dari Murid.co.id, protozoa memiliki sejumlah ciri, yakni sebagai berikut.

  • Mikroskopis
  • Ukuran bervariasi, yaitu 10 milimikron (mm)—200 mm.
  • Dapat diamati dengan mikroskop cahaya.
  • Merupakan zooplankton di perairan.
  • Termasuk dalam konsumen tingkat satu.
  • Organisme heterotrof; makanannya berupa bakteri, bersifat detritus (materi organik dari organisme mati).
  • Hidup soliter atau berkoloni.
  • Mempertahankan diri dengan cara membungkus diri membentuk kista.
  • Hidup parasit, saprofit, dan hidup bebas.

 

Struktur Tubuh Protoza

Halaman:

Editor: Ruswanti

Sumber: Ruangguru.com, Murid.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pelestarian Ex Situ

Selasa, 30 November 2021 | 22:46 WIB

Pelestarian In Situ

Selasa, 30 November 2021 | 22:23 WIB

Keanekaragaman Hayati di Indonesia

Selasa, 30 November 2021 | 22:16 WIB

Keanekaragaman Hayati Tingkat Jenis atau Spesies

Selasa, 30 November 2021 | 22:12 WIB

Faktor-Faktor Pembentuk Keanekaragaman Hayati

Selasa, 30 November 2021 | 22:08 WIB

Manfaat Keanekaragaman Hayati untuk Kehidupan Manusia

Selasa, 30 November 2021 | 11:46 WIB

Manfaat dan Upaya Pelestarian Keanekaragaman Hayati

Selasa, 30 November 2021 | 09:07 WIB

Pengertian dan Contoh Keanekaragaman Tingkat Genetik

Selasa, 30 November 2021 | 09:03 WIB

Keanekaragaman Hayati Tingkat Ekosistem

Senin, 29 November 2021 | 21:07 WIB
X