Definisi dan Ciri-Ciri pada Kingdom Monera

- Rabu, 24 November 2021 | 19:06 WIB
Bakteri E. coli
Bakteri E. coli

Definisi Kingdom Monera

Monera adalah satu-satunya kingdom kelompok Prokarya. Kingdom ini termasuk adalah jenis prokariotik, yang tidak memiliki membran dan inti sel. Sedangkan, berdasarkan etimologi, Monera diambil dari bahasa Latin, yaitu moneres. Arti kata tersebut adalah tunggal. Mengapa disebut tunggal? Karena Monera hanya terdiri dari sel tunggal yang disebut dengan uniseluler.

Berdasarkan penelitian para ahli, jenis dari kingdom Monera adalah yang terbanyak di dunia. Oleh karena itu, Carl Woese membagi klasifikasi monera menjadi dua subkingdom, yaitu Archaebacteria dan Eubacteria pada tahun 1990. Pembagian tersebut ditentukan berdasarkan karakteristik, yaitu struktur dinding sel, membran plasma, cara gerak, dan materi genetiknya.

Baca Juga: Definisi dan Karakteristik Kingdom Protista

Ciri-Ciri Kingdom Monera

Agar dapat memahami lebih lanjut mengenai kingdom satu ini, simak penjelasan berikut ini dilansir dari laman Kemdikbud.go.id.

  1. Uniseluler

Uniseluler adalah makhluk hidup yang hanya terdiri dari satu sel tunggal. Organisme ini dapat hidup dalam koloni maupun soliter atau individual. Hal ini yang mengakibatkan alga hijau biru dikeluarkan dari kingdom Plantae, karena hanya tersusun dari satu sel.

  1. Bentuk Sel Bervariasi

Pada kingdom Monera bentuknya sangat bervariasi, yaitu batang (basil), bulat (kokus), spiral, dan lain-lain. Selain itu, beberapa jenis sel bakteri dapat hidup secara soliter dan koloni. Pada kelompok bakteri yang membentuk koloni terdiri dari gabungan dua sel (diplobasil atau diplococus), kubus (sarcina), rantai (streptococcus atau streptobasil), anggur (staphylococcus atau staphylobasil).

  1. Prokariotik

Kingdom ini adalah satu-satunya kelompok prokariotik di makhluk hidup. Maksud dari prokariotik adalah sel tidak memiliki membran organel sel dan nukleus atau inti sel yang terbungkus membran. Oleh karena itu, materi genetik berada di sitoplasma yang disebut wilayah nukleoid.

Halaman:

Editor: Ruswanti

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pelestarian Ex Situ

Selasa, 30 November 2021 | 22:46 WIB

Pelestarian In Situ

Selasa, 30 November 2021 | 22:23 WIB

Keanekaragaman Hayati di Indonesia

Selasa, 30 November 2021 | 22:16 WIB

Keanekaragaman Hayati Tingkat Jenis atau Spesies

Selasa, 30 November 2021 | 22:12 WIB

Faktor-Faktor Pembentuk Keanekaragaman Hayati

Selasa, 30 November 2021 | 22:08 WIB

Manfaat Keanekaragaman Hayati untuk Kehidupan Manusia

Selasa, 30 November 2021 | 11:46 WIB

Manfaat dan Upaya Pelestarian Keanekaragaman Hayati

Selasa, 30 November 2021 | 09:07 WIB

Pengertian dan Contoh Keanekaragaman Tingkat Genetik

Selasa, 30 November 2021 | 09:03 WIB

Keanekaragaman Hayati Tingkat Ekosistem

Senin, 29 November 2021 | 21:07 WIB
X