Dampak Positif dan Negatif Kingdom Monera (Bakteri)

- Rabu, 24 November 2021 | 21:28 WIB
Salmonella thyposa (penyebab penyakit tipus)
Salmonella thyposa (penyebab penyakit tipus)

Apakah kamu mengetahui apa itu kingdom Monera? Mungkin, asing di telingamu mendengar kata tersebut. Berikut penjelasan singkat mengenai apa itu Monera.

Monera adalah kata yang diambil dari bahasa Latin, yaitu moneres yang berarti tunggal. Beberapa karakteristik dari Monera adalah uniseluler, tersusun dari struktur yang sederhana, prokariotik atau tidak memiliki inti sel dan membran organela sel, termasuk nucleus. Kingdom Monera dikelan sebagai bakteri. Bakteri berasal dari bakterion atau batang yang sangat kecil.

Baca Juga: Definisi dan Ciri-Ciri pada Kingdom Monera

Dampak Postitif Kingdom Monera

Kingdom Monera dapat hidup di berbagai tempat, bahkan kelompok tertentu dapat hidup di tempat ekstrem, seperti lautan dengan salinitas tinggi, kawah gunung berapi, dan tempat yang sangat dingin. Selain itu, beberapa organisme bakteri menghasilkan enzim atau senyawa yang dapat membantu kegiatan manusia. Simak penjelasan mengenai manfaat dari bakteri yang dilansir dari berbagai sumber, salah satunya Pahamify.com.

  1. Pembuatan antibiotik oleh Streptomyces griseus, Streptomyces aureofaciens, Bacillus brevis, dan Bacillus subtilis.
  2. Penghasil asam oleh Propionibacterium dan Clostridium butyricum.
  3. Penghasil asam asetat oleh Acetobacter.
  4. Produksi yoghurt Lactobacillus bulgaricus.
  5. Produksi nata de coco oleh Acetobacter xylinum.
  6. Penghasil biogas oleh kelompok Bacteriodes dan kelompok Enterobactericeacea.
  7. Pengikat nitrogen oleh Rhizobium radicicola dan Nitrosococcus.
  8. Pembusukan sisa makanan oleh Escherichia coli.
  9. Fiksasi nitrogen oleh bakteri nitrifikasi, seperti Azotobacter, Clostridium, dan Pasteurianum.
  10. Membantu fotosintesis oleh bakteri fotoautotrof.
  11. Membantu proses kemosintesis oleh bakteri kemosintetik.
  12. Pembantu pencernaan makanan yang ada dalam perut sapi dengan cara menghasilkan enzim selulosa untuk membantu mencerna selulosa dalam perut sapi.
  13. Membantu proses bioremediasi oleh Alcanivorax, Marinobacter, dan Neptumonas.
  14. Produksi minuman probiotik oleh Lactobacillus casei.
  15. Pembuatan keju oleh Streptococcus lactis.
  16. Pembuatan tembaga yang dibantu oleh Thiobacillus, dan Sulfolobus.
  17. Membantu dalam proses pembuatan insulin buatan.
  18. Memberi nutrisi, seperti vitamin K oleh bakteri mikroflora atau mikrobiota.
  19. Penghasil antibiotik streptomisin oleh Streptomyces griseus.
  20. Penghasil antibiotik aureomisin oleh Streptomyces aureofaciens.
  21. Penghasil antibiotik tetrasiklin oleh Streptomyces rimosus.

Baca Juga: Kenali Manfaat Yogurt dan Cara Membuatnya Sendiri di Rumah

Dampak Negatif Kingdom Monera

Bakteri yang berdampak buruk biasanya mengakibatkan penyakit atau disebut sebagai parasit dan patogen. Kali ini, kita akan membahas dampak negatif dari bakteri yang merugikan makhluk hidup lainnya.

  1. Penyebab penyakit sapi gila oleh Bacillus antharicis.
  2. TBC pada unggas oleh Mycobacterium avium.
  3. Penyakit tipus oleh Salmonella thyposa.
  4. Penyebab TBC manusia oleh Mycobacterium tuberculosis.
  5. Penyebab penyakit tetanus oleh Clostridium tetani.
  6. Penyebab bercak cokelat pada tanaman anggrek Pseudomonas cattleyae.
  7. Penyebab rebah pada tanaman papaya oleh Bacterium papaya.
  8. Penyebab gastroenteritis oleh Clostridium perfringens.
  9. Infeksi strep grup A dengan gejala radang tenggorokan, demam berdarah, infeksi kulit seperti impetigo, sindrom syok toksik, selulitis, dan necrotizing fascilitis.
  10. Infeksi strep grup B dengan gejala infeksi darah, pneumonia, dan meningitis pada bayi yang baru lahir.
  11. Staphylococci penyebab infeksi kulit, seperti bisul, abses, pustule, tulang, sendi, dan luka terbuka.
  12. Jika masuk ke dalam tubuh seperti sendi dan bagian jantung, maka dapat menimbulkan dampak buruk pada Staphylococcus epidermis.
  13. Listeria monocytogenes perusak makanan, seperti keju.
  14. Beberapa bakteri adalah patogen di usus atau sistem pencernaan yang mengakibatkan infeksi dengan gejala, seperti penurunan nafsu makan, mual, muntah, kram perut, demam, serta darah pada saat buang air besar.

Baca Juga: Waspada! Bakteri Bulu Kucing Bisa Jadi Sumber 4 Penyakit Ini

Halaman:

Editor: Ruswanti

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pelestarian Ex Situ

Selasa, 30 November 2021 | 22:46 WIB

Pelestarian In Situ

Selasa, 30 November 2021 | 22:23 WIB

Keanekaragaman Hayati di Indonesia

Selasa, 30 November 2021 | 22:16 WIB

Keanekaragaman Hayati Tingkat Jenis atau Spesies

Selasa, 30 November 2021 | 22:12 WIB

Faktor-Faktor Pembentuk Keanekaragaman Hayati

Selasa, 30 November 2021 | 22:08 WIB

Manfaat Keanekaragaman Hayati untuk Kehidupan Manusia

Selasa, 30 November 2021 | 11:46 WIB

Manfaat dan Upaya Pelestarian Keanekaragaman Hayati

Selasa, 30 November 2021 | 09:07 WIB

Pengertian dan Contoh Keanekaragaman Tingkat Genetik

Selasa, 30 November 2021 | 09:03 WIB

Keanekaragaman Hayati Tingkat Ekosistem

Senin, 29 November 2021 | 21:07 WIB
X