Faktor-Faktor Pembentuk Keanekaragaman Hayati

- Selasa, 30 November 2021 | 22:08 WIB
Keanekaragaman hayati di laut
Keanekaragaman hayati di laut
  1. Faktor Lingkungan

Faktor kedua berasal dari luar tubuh organisme, yaitu faktor lingkungan. Sifat dari faktor luar memiliki pengaruh yang relatif labil terhadap morfologi (fenotipe) organisme.  

Salah satu contoh dari faktor lingkungan dapat dilihat dari lingkungan di Indonesia. Indonesia yang merupakan negara kepulauan beriklim tropis dan dilalui garis khatulistiwa sehingga menyebabkan keanekaragaman hayati. Berikut faktor-faktor lingkungan yang membentuk keanekaragaman hayati.

  1. Iklim dan/atau Cuaca

Iklim dan cuaca memiliki perbedaan mendasar pada ukuran waktu. Cuaca merupakan kondisi atmosfer dalam waktu singkat. Sedangkan, definisi dari iklim adalah kondisi atmosfer dalam jangka waktu panjang.

Nah, iklim di berbagai belahan dunia sangat mempengaruhi keanekaragaman di bumi ini. Simak beberapa unsur iklim yang sangat menentukan berbagai jenis keanekaragaman hayati.

  • Temperatur atau suhu: perubahannya memengaruhi proses biologi. Misalnya, mamalia dan unggas membutuhkan energi untuk mengatur suhu di dalam tubuhnya.
  • Cahaya matahari:intensitas dan kualitasnya akan memengaruhi proses fotosintesis. Air dapat menyerap cahaya sehingga proses fotosintesis dapat terjadi di sekitar permukan yang terjangkau cahaya matahari pada lingkungan air. Namun, hewan dan tumbuhan gurun menjadi tertekan karena intensitas cahaya yang besar dapat meningkatkan suhu.
  • Curah hujan atau ketersediaan air:ketersediaannya memengaruhi distribusi organisme. Misalnya, organisme dapat beradaptasi dan bertahan hidup dengan ketersediaan air di gurun.

Baca Juga: Ekosistem: Definisi dan Komponen Pembentuknya

Contoh dari perbedaan yang diakibatkan dari cuaca dan iklim, yaitu hewan dan tumbuhan yang berada di Indonesia dengan wilayah tropis dan benua Eropa yang merupakan wilayah sub tropis.

  1. Relief Tanah

Relief tanah adalah tinggi rendahnya permukaan bumi diukur dari permukaan laut. Ketinggian di suatu tempat dapat mempengaruhi temperatur dan tekanan udara, demikian pula jenis-jenis tumbuhan dan hewan. Misalnya, pohon kelapa di daerah pantai dapat tumbuh dengan subur dan baik. Sedangkan di daerah pegunungan, pertumbuhan pohon kelapa kurang optimal.

  1. Tanah

Keadaan tanah di suatu tempat sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan berbagai jenis tumbuhan. Tanah humus dan tanah vulkanis sangat baik untuk pertumbuhan tanaman karena memiliki banyak unsur hara.

Halaman:

Editor: Ruswanti

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Begini Cara Cek Hasil UTBK SMBPTN 2022

Sabtu, 21 Mei 2022 | 11:46 WIB
X