Cabang-Cabang dari Ilmu Biologi

- Jumat, 3 Desember 2021 | 22:11 WIB
Cabang ilmu biologi
Cabang ilmu biologi

Apakah kamu tahu pengertian dari biologi? Secara etimologi, biologi berasal dari kata bios dan logos. Dalam bahasa Latin, bios berarti makhluk hidup dan logos adalah ilmu. Sedangkan, secara istilah, biologi dapat didefinisikan sebagai salah satu cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari organisme hidup beserta kehidupannya, seperti manusia, hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme.

Baca Juga: Definisi dan Cabang Ilmu Biologi

Dari berbagai hal yang dikaji dalam biologi, terbentuklah berbagai cabang keilmuan yang dipelajari di bidang ini. Selain itu, ilmu biologi juga dapat berkolerasi dengan cabang ilmu, seperti ilmu teknologi informasi, astronomi, geografi, sosial, fisika, dan kimia. Berikut beberapa daftar cabang biologi yang dilansir dari Tirto.id.

  1. Agronomi: ilmu yang mempelajari tanaman budidaya.
  2. Anatomi: ilmu yang mempelajari struktur dalam tubuh mahluk hidup, seperti tingkat organ dan sistem organ.
  3. Andrologi: ilmu biologi tentang reproduksi pria.
  4. Astrobiologi: ilmu biologi mengenai asal-usul, evolusi, penyebaran, dan masa depan kehidupan di alam semesta.
  5. Bakteriologi: ilmu yang mempelajari tentang berbagai hal dari bakteri.
  6. Bioinformatika: gabungan antara ilmu biologi dan informatika untuk memanfaatkan teknologi informasi dalam mempelajari dan menyimpan data biologi, misalnya genom.
  7. Biologi kelautan: ilmu yang mempelajari ekosistem, tumbuhan, dan hewan laut.
  8. Biologi molekuler: ilmu yang mempelajari penyusun tubuh makhluk hidup di tingkat molekuler.
  9. Biologi sintetis: cabang ilmu biologi tentang konstruksi biologi yang tidak ditemukan di alam.
  10. Bioteknologi: ilmu tentang penerapan biologi untuk menghasikan produk guna meningkatkan kesejahteraan manusia.
  11. Biogeografi: cabang ilmu yang mempelajari distribusi spesies di muka bumi.
  12. Biofisika: gabungan antara fisika dan biologi untuk mempelajari proses biologi melalui metode yang digunakan dalam ilmu fisika.
  13. Biokimia: gabungan biologi dan kimia yang mempelajari reaksi kimia dalam makhluk hidup, terutama dalam tingkat sel.
  14. Botani: ilmu biologi yang mempelajari berbagai hal tentang tumbuhan.
  15. Briologi: cabang dari botani yang mempelajari tentang lumut.
  16. Ekologi: ilmu yang mempelajari tentang ekosistem atau hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya.
  17. Embriologi: cabang biologi yang mempelajari perkembangan embrio.
  18. Entomologi: cabang dari zoologi yang mempelajari tentang serangga.
  19. Enzimologi: ilmu yang mempelajari tentang enzim.
  20. Evolusi: cabang biologi yang mempelajari tentang perubahan struktur tubuh makhluk hidup secara perlahan-lahan dalam jangka panjang.
  21. Endokrinologi: ilmu yang mempelajari tentang hormone.
  22. Etnobiologi: gabungan antara ilmu sosial dan alam yang mempelajari tentang cara makhluk hidup diperlakukan atau digunakan oleh kebudayaan manusia.
  23. Fikologi: cabang botani yang mempelajari tentang alga atau ganggang.
  24. Fisiologi: ilmu yang mempelajari tentang faal atau fungsi kerja tubuh.
  25. Farmakologi: ilmu yang mempelajari tentang obat-obatan.
  26. Filogeni: ilmu yang mempelajari tentang hubungan di antara organisme yang dikaitkan dengan evolusi.
  27. Genetika: ilmu yang mempelajari tentang pewarisan sifat.
  28. Histologi: ilmu yang mempelajari tentang jaringan tubuh tumbuhan dan hewan.
  29. Herpetologi: ilmu yang mempelajari tentang kehidupan hewan melata, yakni jenis-jenis reptilia dan amfibia.
  30. Imunologi: ilmu yang mempelajari tentang sistem kekebalan (imun) tubuh.
  31. Iktiologi: cabang zoologi tentang ikan.
  32. Kardiologi: ilmu yang mempelajari tentang jantung dan pembuluh darah.
  33. Limnologi: ilmu yang mempelajari tentang perairan darat, seperti danau.
  34. Mamalogi: cabang zoologi yang mempelajari mamalia.
  35. Mikologi: ilmu yang mempelajari tentang jamur atau fungi.
  36. Mikrobiologi: iIlmu yang mempelajari tentang mikroorganisme.
  37. Morfologi: ilmu yang mempelajari bentuk atau ciri luar organisme.
  38. Neurologi: ilmu yang mempelajari tentang sistem saraf, seperti penyimpangan.
  39. Neurofisika: ilmu yang mempelajari tentang sistem saraf dalam tingkat molekul.
  40. Onkologi: ilmu yang mempelajari kanker.
  41. Ornitologi: cabang zoologi yang mempelajari tentang burung.
  42. Patologi: ilmu yang mempelajari tentang penyakit dan pengaruhnya.
  43. Palaentologi: ilmu yang mempelajari tentang fosil dan kaitannya dengan sejarah bumi.
  44. Parasitologi: ilmu yang mempelajari tentang parasit dan parasitisme.
  45. Radiologi: gabungan ilmu fisika dan biologi mempelajari tentang pencitraan medis untuk mendiagnosis dan menyembuhkan penyakit.
  46. Rekayasa genetika: ilmu yang mempelajari tentang manipulasi sifat genetiki
  47. Taksonomi: cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang pengelompokan organisme.
  48. Toksikologi: ilmu yang mempelajari tentang racun.
  49. Virologi: ilmu yang mempelajari tentang virus.
  50. Zoologi: cabang ilmu biologi yang mempelajari semua hal tentang hewan.

Baca Juga: Perbedaan Homoiterm dan Poikiloterm dalam Regulasi Suhu Tubuh Hewan

Editor: Ruswanti

Sumber: Tirto.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Penggolongan Jenis dan Sifat dari Karbohidrat

Kamis, 20 Januari 2022 | 14:54 WIB

Proses Kenaikan Titik Didih dan Penurunan Titik Beku

Kamis, 20 Januari 2022 | 12:46 WIB

Jenis dan Fungsi Lemak bagi Tubuh Manusia

Kamis, 20 Januari 2022 | 08:39 WIB

Sifat dan Kegunaan Unsur Halogen

Rabu, 19 Januari 2022 | 20:18 WIB

Protein: Struktur, Sifat, dan Fungsinya

Rabu, 19 Januari 2022 | 17:33 WIB

IKN: Momentum atau Beban Ekonomi Nasional?

Rabu, 19 Januari 2022 | 16:43 WIB

Korosi: Faktor Penyebab dan Cara Mencegahnya

Rabu, 19 Januari 2022 | 13:14 WIB
X