Penjelasan Tentang Hukum Bacaan Idgham Mimi

- Sabtu, 11 Desember 2021 | 23:02 WIB
Hukum bacaan idgham mimi
Hukum bacaan idgham mimi

Sejak dini, sebagai umat muslim, kita sudah diajarkan untuk memahami dan mengamalkan cara ilmu tajwid. Tujuan dari mempelajari ilmu ini adalah agar dapat membaca Al-Quran dengan baik dan benar untuk mendapatkan makna dan kenikmatan yang hakiki. Selain itu, Allah juga telah berfirman dalam Al-Quran mengenai anjuran mempelajari ilmu ini. Apa itu ilmu tajwid?

Ilmu tajwid merupakan ilmu dengan keutamaan dan tingkat mulia yang tinggi. Karena, ilmu tajwid berkaitan langsung dengan kitab umat Islam, yaitu Al-Quran. Seperti yang kita ketahui, kitab Allah ini adalah pedoman bagi umat Islam. Al-Quran merupakan mukjizat Rasulullah yang berlaku sepanjang masa dan berisikan firman-firman Allah swt. Selain itu, ada banyak hadits Nabi Muhammad saw yang menunjukkan keutamaan membaca Al-Quran.

Baca Juga: Mengenal Tanda Baca Alquran

Nah, dalam hukum bacaan Al-Quran, seperti hukum bacaan untuk nun mati dan mim mati. Nah, kali ini kita akan membahas salah salah satu hukum bacaan Al-Quran dari mim mati atau mim sukun, yaitu igham mimi. Simak artikel berikut ini.

Pengertian Hukum Bacaan Al-Quran Idgham Mimi

Dalam ilmu tajwid, ada 3 hukum mim mati atau mim sukun dalam, yaitu izhar syafawi, ikhfa syafawi, dan idgham mimi atau idgham mutamatsilain. Nah, kali ini kita akan membahas mengenai salah satu dari hukum bacaan tersebut, yaitu idgham mimi.

Idgham mimi adalah salah satu hukum tajwid mim mati selain ikhfa syafawi dan izhar syafawi. Nama lain idgham mimi adalah idgham mutamatsilain, namun keduanya memiliki perbedaan. Secara bahasa, idgham memiliki arti memasukkan atau melebur. Sedangkan, mimi bermakna sesama huruf mim.

Secara istilah, pengertian idgham mimi adalah memasukkan atau meleburkan suara mim sukun ( مْ ) ke huruf mim berharakat ( مَ مِ , مُ ) yang terletak setelahnya, sehingga kedua mim tersebut menjadi satu dan bertasydid. Nah, perbedaan antara idgham mimi dengan idgham mutamatsilain adalah hurufnya. Pada idgham mutamatsilain, hukum bacaan ini berupa tasydid untuk huruf hijaiyah kecuali mim.

Baca Juga: Pengertian dan Hukum Ilmu Tajwid

Halaman:

Editor: Ruswanti

Sumber: Kumparan.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X