Edukasi Kesehatan Mobilisasi Dini Pasca Sectio Caesarea di Ruang Ponek RSUD Prof Dr MA Hanafiah Batusangkar

- Selasa, 28 Desember 2021 | 13:40 WIB

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Sectio Caesarea adalah suatu pembedahan guna melahirkan anak lewat insisi pada dinding abdomen dan uterus. Komplikasi dapat terjadi sesaat setelah operasi Sectio Caesarea. Salah satu penyebab kematian Ibu adalah infeksi, di Indonesia Angka Kematian Ibu (AKI) yang disebabkan oleh infeksi semakin meningkat.

Hal ini menunjukkan infeksi pasca bersalin harus mendapat penanganan yang lebih serius. Untuk mempercepat penyembuhan luka pasca sectio caesarea dapat dilakukan mobilisasi dini. Mobilisasi dini pasca sectio caesarea adalah suatu pergerakan, posisi atau adanya kegiatan yang dilakukan ibu setelah beberapa jam melahirkan dengan persalinan sectio caesarea.

Pergerakan dilakukan secara bertahap atau berangsur-angsur ketahapan mobilisasi sebelumnya untuk mencegah terjadinya komplikasi. Mobilisasi pasca sectio caesarea dapat sesegera mungkin dilakukan dengan menggerakkan kaki tungkai bawah setelah 6 jam pertama pasca bedah. Namun pelaksanaan mobilisasi dini pada ibu post partum sangat bergantung pada kondisi pasien.

Oleh karena itu Dosen dan Mahasiswa Universitas Perintis khususnya Prodi Diploma III Keperawatan, melakukan kegiatan Pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk kegiatan “Edukasi Kesehatan Mobilisasi Dini Pasca Sectio Caesarea” yang dilakukan pada tanggal 27 Desember 2021 dari jam 13.00 – 14.00 wib di Ruang Ponek RSUD Prof. Dr. MA. Hanafiah, SM Batusangkar.

Ketua pelaksana dalam kegiatan ini adalah Ns. Endra Amalia, M. Kep, dengan anggota Ns. Vera Sesrianty, M. Kep, Ns. Mera Delima, M. Kep, dan Mahasiswa.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan Ibu pasca sectio caesarea meliputi pengertian mobilisasi dini, tujuan, waktu pelaksanaan, dan cara melakukannya.

Kegiatan ini dilakukan dengan metode penyuluhan dan demonstrasi sehingga dengan melakukan mobilisasi dini dapat mempercepat penyembuhan luka, memperbaiki sirkulasi, mencegah statis vena, menunjang fungsi pernafasan optimal, meningkatkan fungsi pencernaan, mengurangi komplikasi pasca operasi, mengembalikan fungsi pasien semaksimal seperti sebelum operasi, mempertahankan konsep diri pasien dan mempersiapkan pasien untuk pulang.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat oleh Dosen dan Mahasiswa Universitas Perintis Indonesia ini disambut baik oleh Seksi keperawatan dan perawat di ruangan Ponek RSUD. Prof. Dr. MA. Hanafiah, SM Batusangkar, sebagai wadah update ilmu di dunia keperawatan. (*)

Editor: Milna Miana

Sumber: rilis

Tags

Terkini

Begini Cara Cek Hasil UTBK SMBPTN 2022

Sabtu, 21 Mei 2022 | 11:46 WIB
X