Kemendikbud Ristek: Pemda Tidak Boleh Larang Pembelajaran Tatap Muka

- Senin, 3 Januari 2022 | 15:55 WIB
Pasca Dimulainya Kegiatan PTM, SMKN 1 Painan Laksanakan Upacara Bendera Perdana (Foto: dok pesisirselatankab.go.id)
Pasca Dimulainya Kegiatan PTM, SMKN 1 Painan Laksanakan Upacara Bendera Perdana (Foto: dok pesisirselatankab.go.id)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Kemendikbud Ristek menyebut pemerintah daerah tidak boleh melarang atau menghalang-halangi pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM).

Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), Jumeri menjelaskan semua sekolah di seluruh wilayah Indonesia wajib melakukan PTM. Hal itu mengikuti ketentuan Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri.

Baca Juga: Mulai Januari 2022 Sekolah Wajib PTM Terbatas, SKB Terbaru Sudah Terbit

Dalam SKB tersebut dijelaskan, sekolah yang berada di wilayah dengan status PPKM level 1-3 wajib menggelar PTM. Saat ini, semua wilayah di Indonesia berstatus level 1-3 atau tidak ada yang PPKM level 4.

“Pemda tidak boleh melarang PTM terbatas bagi yang memenuhi kriteria,” kata Jumeri dalam webinar dikutip dari Kronologi.id, Senin (3/1/2022).

Baca Juga: Aturan PTM Baru Mulai Januari 2022, Semua Sekolah Wajib Tatap Muka Terbatas

Selain itu, Jumeri mengatakan pemda tidak boleh menambah atau mengurangi peraturan yang sudah ditetapkan dalam SKB empat menteri.

“Tidak boleh menambah kriteria menjadi lebih berat lagi, jadi menambah nambah ketentuan agar terhambat PTM-nya,” ucap dia.

Selain memberi imbauan ke Pemda, Jumeri juga mengingatkan orang tua bahwa PTM saat ini bukanlah pilihan melainkan kewajiban. Artinya, kata dia, tak ada lagi orang tua yang boleh meminta PJJ, kecuali dalam keadaan tertentu.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: Kronologi.id

Tags

Terkini

X