Pemberian Pendidikan Kesehatan ke Masyarakat dan Keluarga dalam Merawat Anggota Keluarga dengan Gangguan Jiwa

- Rabu, 5 Januari 2022 | 07:49 WIB

PADANG, HARIANHALUAN.COM - Kesehatan jiwa merupakan suatu kondisi mental yang sejahtera (mental wellbeing) yang memungkinkan hidup harmonis dan produktif, sebagai bagian yang utuh dan kualitas hidup seseorang dengan memperhatiakn segi kehidupan manusia.

Prevalensi gangguan jiwa di seluruh dunia menurut data WHO (World Health Organization)pada tahun 2019, terdapat 264 juta orang mengalami depresi, 45 juta orang menderita gangguan bipolar, 50 juta orang mengalami demensia, dan 20 juta orang jiwa mengalami skizofreni.

Kondisi ini perlu mendapat perhatian yang sungguh-sungguh dari seluruh jajaran lintas sektor Pemerintah baik di tingkat Pusat maupun Daerah, serta perhatian dari seluruh masyarakat, khususnya keluarga.

Kurangnya pemahaman masyarakat dan keluarga tentang bagaimana cara merawat pasien dengan gangguan jiwa dan stigma msyrakat pada pasien ganggun jiwa akan memberi dampak tidak optimal kepada kesembuhan anggota keluarga yang menderita gangguan jiwa.

Dimana data survey lapangan ditemukan pernyataan 85 % mayarakat Puhun Pintu Kabun Kota Bukittinggi kurang pengetahun tentang orang yang mengalami gangguan jiwa, sitigma masyarakat pada pasien gangguang jiwa dan bagai mana cara merawat psien dengan gangguan jiwa di rumah.

Pendidikan kesehatan dan dukungan dari masyrakat dan keluarga sangat di butuhkan oleh pasien dengan gangguan jiwa. Hasil pengabmas ini menunjukan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat dan keluarga tentang gangguan jiwa setelah diberikan edukasi tentang pengetahuan gangguan jiwa di masyarakat.

Target luaran wajib pengabdian masyarakat ini di publikasi pada media elektronik Haluan.com, dan di jurnal nasional Pengabmas terakreditasi yaitu Jurnal Abdimas.

Halaman:

Editor: Milna Miana

Sumber: rilis

Tags

Terkini

Begini Cara Cek Hasil UTBK SMBPTN 2022

Sabtu, 21 Mei 2022 | 11:46 WIB
X