Pasang-Surut Air Laut Akibat Gravitasi Bulan

- Rabu, 5 Januari 2022 | 22:35 WIB
Pasang-surut air laut akibat gravitasi bulan
Pasang-surut air laut akibat gravitasi bulan

Baca Juga: Nama-Nama Bulan dalam Setahun (Months of Year) dalam Bahasa Inggris

Air Laut Pasang Akibat Gravitasi Bulan

Ilustrasi pasang air laut

Fenomena air laut pasang terjadi dua kali di bumi, yaitu saat bulan purnama dan bulan baru. Berikut penjelasan pada waktu kedua bulan tersebut.

  • Bulan purnama

Belahan bumi yang mengalami bulan purnama, jarak air laut dengan pusat bulan lebih dekat daripada jarak pusat bumi dengan pusat bulan.

  • Bulan Baru

Pada belahan bumi yang mengalami bulan baru, jarak air laut dengan pusat bulan lebih jauh daripada jarak pusat bumi dengan pusat bulan.

Kedua fase dari bulan ini mengakibatkan gaya gravitasi bulan lebih kuat daripada bumi untuk menarik air laut. Hal ini mengkibatkan permukaan air laut menjadi sedikit lebih tinggi terhadap permukaan bumi, inilah yang disebut air laut pasang.

Air Laut Surut Akibat Gravitasi Bulan

Ilustrasi air laut surut

Fenomena air laut surut terjadi pada belahan bumi yang tidak mengalami bulan purnama maupun bulan baru atau disebut pasang perbani. Peningkatan ketinggian air laut di bagian yang mengalami bulan purnama maupun bulan baru tentunya mengambil jatah air dari belahan bumi lainnya. Hal ini menyebabkan belahan bumi lainnya mengalami permukaan laut yang surut. Pada saat bulan separuh, air laut surut lebih banyak terjadi karena bagian bumi tersebut berada tepat ditengah diantara bagian yang mengalami bulan purnama dan bulan baru.

Halaman:

Editor: Ruswanti

Sumber: Ruangguru.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pengertian, Unsur dan Fungsi Sejarah

Rabu, 22 Juni 2022 | 11:25 WIB

Unsur, Rumus dan Contoh Soal Lingkaran

Rabu, 22 Juni 2022 | 10:37 WIB

Apa Hukum Kekekalan Massa Dan Siapa Penemunya?

Rabu, 22 Juni 2022 | 03:14 WIB
X