Penjelasan tentang Hukum Kepler 1, 2, dan 3

- Jumat, 7 Januari 2022 | 22:05 WIB
Ilustrasi Hukum Kepler pada Tata Surya (BSIP/UIG)
Ilustrasi Hukum Kepler pada Tata Surya (BSIP/UIG)
  1. Titik aphelion: Jika planet berada pada jarak terjauh matahari.
  2. Titik perihelion: Jika planet berada pada jarak terdekat dengan matahari.

Nah, untuk mengetahui tentang revolusi planet kita, kamu dapat membaca artikel berikut.

Baca Juga: Akibat Revolusi Bumi bagi Kehidupan

Hukum Kepler II

Hukum Kepler II menjelaskan tentang kecepatan orbit suatu planet. Bunyi dari Hukum Kepler II, yaitu:

Setiap planet bergerak sedemikian sehingga suatu garis khayal yang ditarik dari matahari ke planet tersebut mencakup daerah dengan luas yang sama dalam waktu yang sama.”

Dari penjelasan tentang Hukum Kepler I, kita mengetahui bahwa setiap planet memiliki 2 titik, yaitu titik aphelion (terjauh) dan perihelion (terdekat). Ternyata, luasan dari kedua titik ini memiliki luas yang sama. Hal ini dapat dilihat dari selang waktu yang sama, garis khayal yang menghubungkan planet dan matahari memiliki luasan dengan besar yang sama.

Maka, dapat disimpulkan sebagai berikut.

  1. Titik aphelion: kecepatan orbit planet lebih kecil atau lambat.
  2. Titik perihelion: kecepatan orbit planet lebih besar atau cepat.

Kesimpulannya, kecepatan orbit maksimum planet terjadi ketika planet berada di titik perihelion dan kecepatan minimumnya ketika berada di titik aphelion.

Baca Juga: Penjelasan dan Urutan Planet di Tata Surya

Hukum Kepler III

Halaman:

Editor: Ruswanti

Sumber: Tirto.id, Ruangguru.com, sumber.belajar.kemdikbud.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X