Perhatikan Hal Ini saat Minum Parasetamol

- Minggu, 9 Januari 2022 | 18:45 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi


HARIANHALUAN.COM - Parasetamol adalah obat untuk meredakan nyeri dan membantu mengobati gangguan ringan dan kondisi kronis. Popularitasnya terutama karena fakta obat itu murah, aman, dan efektif.

Tapi, asupan minuman tertentu yang tidak tepat dapat memicu efek samping yang berpotensi mematikan. Parasetamol harus digunakan dengan hati-hati jika memiliki kondisi kesehatan tertentu, seperti masalah hati. Para ilmuwan juga mengkhawatirkan efek samping yang mungkin timbul dari penggunaan jangka panjang, seperti pendarahan internal.

Badan kesehatan Inggris (NHS) juga mengingatkan mencampur obat dengan minuman tertentu yang mengandung etanol bisa berakibat fatal. Alasannya, etanol, bahan aktif dalam alkohol, dapat menyebabkan kerusakan hati yang berpotensi mematikan bila dikombinasikan dengan parasetamol, peringatan dari pengawas kesehatan Drugs. Bahan kimia dapat ditemukan dalam makanan tertentu juga, umumnya dalam konsentrasi yang lebih kecil.

"Ini dapat menyebabkan efek samping serius yang mempengaruhi hati," begitu peringatan NHS, dilansir dari Express.

Baca Juga: Ini Wajah Pria Penendang Sesajen di Gunung Semeru yang Kini Diburu Polisi

Hubungi dokter segera jika mengalami demam, menggigil, nyeri, atau bengkak sendi, kelelahan atau kelemahan yang berlebihan, pendarahan atau memar yang tidak biasa, ruam atau gatal pada kulit, kehilangan nafsu makan, mual, muntah, kulit atau bagian putih mata menguning. Menurut salah satu makalah yang diterbitkan dalam British Journal of Clinical Pharmacology, laporan tentang hepatotoksisitas parasetamol meningkat pada pecandu alkohol kronis.

"Orang-orang ini tidak hanya membawa peningkatan risiko kerusakan hati yang parah dan fatal setelah overdosis akut, tetapi kerusakan hati serius serupa juga dapat terjadi dengan penggunaan untuk terapi," tulis peneliti.

Baca Juga: Pemasangan ATCS Kota Pariaman Tunggu Anggaran Cair

Di bagian lain makalah, tim mencatat sulit menerima dosis harian tunggal dan berulang 1-3 gram dapat menyebabkan kerusakan hati yang parah dan fatal pada pecandu alkohol. Mereka menjelaskan 5-8 persen dari dosis terapi parasetamol biasanya diubah menjadi metabolit toksik. Namun, dosis tunggal sekitar 15 gram biasanya cukup untuk memicu reaksi hati, jelas para penulis.

Halaman:

Editor: Heldi Satria

Sumber: tempo.id

Tags

Terkini

Kumpulan Rumus Fisika yang Sering Digunakan

Kamis, 12 Mei 2022 | 21:09 WIB

Senam Lantai: Gerakan Headstand dan Handstand

Kamis, 12 Mei 2022 | 09:00 WIB

Pengertian dan Jenis-Jenis Nada

Senin, 9 Mei 2022 | 17:29 WIB
X