Persilangan Monohibrid dan Dihibrid pada Hukum Mendel

- Selasa, 11 Januari 2022 | 20:40 WIB
Ilustrasi persilangan monohibrid dan persilangan dihibrid
Ilustrasi persilangan monohibrid dan persilangan dihibrid

Apakah kamu sudah membaca tentang Hukum Mendel I dan Ii pada artikel berikut?

Baca Juga: Hukum Mendel I dan II

Nah, dari penjelasan di artikel itu, cara membuktikan Hukum Mendel adalah melakukan persilangan monohibrid dan persilangan dihibrid. Apa itu persilangan? Dilansir dari Gramedia Blog, persilangan adalah proses perkawinan antar mahkluk hidup satu jenis atau spesies dengan sifat yang berbeda. Nah, berikut penjelasan kedua persilangan yang dilansir dari Ruangguru.com.

Persilangan Monohibrid

Persilangan monohibrid adalah persilangan dengan satu sifat beda. Persilangan ini hanya memperhatikan satu sifat saja, seperti warna bunga (merah, putih, dan ungu) atau bentuk buah (bulat, lonjong, dan kisut).

Persilangan monohibrid merupakan eksperimen yang dilakukan untuk membuktikan Hukum Mendel I. Hubungan keduanya terjadi pada saat pembentukan gamet kedua (G2), gen di dalam alel yang sebelumnya berpasangan akan mengalami pemisahan secara bebas dalam dua sel anak (gamet). Secara bebas adalah pemisahan kedua gen tersebut tidak dipengaruhi atau mempengaruhi pasangan gen yang lainnya.

Baca Juga: Kromosom dan Penyimpangannya

Mendel sendiri melakukan persilangan monohibrid dengan satu sifat beda yang menunjukkan sifat dominansi yang muncul secara penuh dan sifat dominansi yang tidak muncul secara penuh (intermediet). Berikut penjelasan kedua jenis dominansi tersebut.

  • Kasus dominansi penuh

Persilangan pada kasus dominansi penuh terjadi apabila sifat gen yang satu lebih kuat dibandingkan dengan sifat gen yang lainnya. Jadi, di sini ada gen dominan dan gen resesif. Akibatnya, sifat gen dominan dapat menutupi sifat gen resesif.

Halaman:

Editor: Ruswanti

Sumber: Gramedia Blog, Ruangguru.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X