Sifat dan Unsur Gas Mulia

- Rabu, 12 Januari 2022 | 17:49 WIB
Gas Mulia (Ruswanti)
Gas Mulia (Ruswanti)

 

Apa itu gas mulia? Sebenarnya, gas mulia adalah sebutan untuk unsur-unsur golongan VIIIA dalam tabel periodik. Nah, semua unsur pada golongan ini berwujud gas dan memiliki konfigurasi elektron yang sangat stabil.

Karenanya, gas mulia akan sangat sulit untuk bereaksi dengan unsur lainnya. Unsur-unsur gas mulia adalah helium (He), neon (Ne), argon (Ar), Kripton (Kr), Xenon (Xe), dan Radon (Rn).

Lalu, apa saja sifat gas mulia? Dan, apa saja unsur-unsur gas mulia? Yuk, simak ulasan berikut!

 

Sifat Gas Mulia

Baca Juga: Sifat Koloid dan Cara Pembuatannya

Sifat Gas Mulia (Ruswanti)

Nah, gas mulia memiliki sifat-sifat yang dibedakan menjadi 3 macam, yaitu sifat atomik, fisik, dan kimia.

1. Sifat Atomik

  • Molekul gas mulia terdiri atas satu atom (monoatom).
  • Unsur gas mulia memiliki jari-jari atom yang makin besar jika dilihat dari atas ke bawah (helium ke radon).
  • Energi ionisasinya makin kecil seiring bertambahnya jari-jari atom sehingga makin mudah melepaskan elektron.
  • Unsur gas mulia memiliki elektron valensi 2 dan 8; semua elektron sudah stabil dan berpasangan.  

2. Sifat Fisik

  • Titik didih dan titik leleh unsur gas mulia sangat rendah; lebih kecil dari suhu kamar (25°C) sehingga seluruh unsur gas mulia berwujud gas.
  • Titik leleh dan titik didih unsur gas mulia, dari atas ke bawah (helium ke radon), makin bertambah seiring bertambahnya massa dan jari-jari atom.
  • Kerapatan (densitas) unsur gas mulia juga makin bertambah dari atas ke bawah. 

3. Sifat Kimia

  • Unsur gas mulia memiliki konfigurasi elektron yang stabil karena semua elektron sudah berpasangan/penuh.
  • Gas mulia cenderung sulit bereaksi dengan unsur lainnya.
  • Ada beberapa unsur gas mulia yang dapat bereaksi dengan unsur lain yang sangat elektronegatif, yaitu xenon dan kripton.
  • Konfigurasi elektron yang stabil menyebabkan gas mulia digunakan sebagai penyingkatan konfigurasi elektron bagi unsur lain.   
  • Contohnya: Ne = 1s22s2 2p6 dan Ar =  1s2 2s2 2p6 3s2 3p6. Konfigurasi elektron Ar disingkat: Ar = [Ne] 3s2 3p6, sedangkan Na = 1s2s2 2p6 3s1 disingkat: Na = [Ne] 3s1.

 

Halaman:

Editor: Ruswanti

Sumber: Ruangguru.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Proses Pengolahan Minyak Bumi dan Manfaatnya

Sabtu, 22 Januari 2022 | 15:44 WIB

Fermentasi Etanol (Alkohol)

Sabtu, 22 Januari 2022 | 14:24 WIB

Fermentasi Asam Laktat

Sabtu, 22 Januari 2022 | 14:17 WIB

Reaksi Kimia pada Fermentasi

Sabtu, 22 Januari 2022 | 14:12 WIB

Sistem Koloid dan Jenisnya

Jumat, 21 Januari 2022 | 21:04 WIB

Perusahaan Batubara CDE dan CES Rekrut 20 Alumni PNP

Jumat, 21 Januari 2022 | 14:16 WIB

Perubahan Energi dalam Sistem

Jumat, 21 Januari 2022 | 13:25 WIB

Definisi, Faktor, dan Jenis Reaksi Kimia

Kamis, 20 Januari 2022 | 22:51 WIB

Penjelasan Bahan Kimia yang Perlu Kamu Pahami

Kamis, 20 Januari 2022 | 22:42 WIB

Penggolongan Jenis dan Sifat dari Karbohidrat

Kamis, 20 Januari 2022 | 14:54 WIB
X