Penjelasan Tentang Ikatan Logam

- Jumat, 14 Januari 2022 | 01:18 WIB
Panel surya, ilustrasi contoh ikatan logam
Panel surya, ilustrasi contoh ikatan logam

Bumi kita memiliki banyak sekali sumber daya alam yang tidak ternilai, salah satunya adalah sumber daya logam. Apa sih logam itu? Jadi, dalam ilmu kimia, logam adalah unsur kimia yang dapat membentuk ion (kation). Logam sendiri memiliki beberapa sifat. Secara kimia, sifat dari logam, yaitu cenderung melepaskan electron dan berubah menjadi ion positif, membentuk kation, dan bereaksi dengan oksigen di udara dan membentuk oksida basa.

Baca Juga: Definisi, Pembentukan dan Contoh Senyawa Ionik pada Ikatan Ionik

Biasanya, unsur-unsur logam berada di golongan B dan beberapa di golongan A pada tabel periodik. Contoh unsur logam, antara lain Fe (besi), Ti (titanium), Co (kobalt), Ni (nikel), Cu (tembaga), Zn (seng), Ag (perak), dan Au (emas). Nah, berbagai unsur tersebut dapat membentuk ikatan yang disebut dengan ikatan logam. Apa itu ikatan logam? Simak penjelasan berikut yang dilansir dari Ruangguru.com.

Definisi Ikatan Logam

Jadi, logam memiliki ikatan elektron-elektron valensi dalam atom logam bukanlah ikatan ion dan bukan ikatan kovalen sederhana. Nah, definisi dari ikatan logam sendiri adalah suatu jenis ikatan kimia yang melibatkan gaya tarik elektrostatik antara elektron konduksi yang dikumpulkan di dalam suatu awan elektron dan ion logam bermuatan positif.

Konsep dari ikatan ini adalah adanya kumpulan kation-kation (ion positif) yang tersusun rapi. Di antara kation-kation tersebut, ada "lautan elektron" yang bisa bergerak bebas dan berpindah ke kation mana saja.

Lautan elektron tersebut adalah elektron valensi yang terbatas pada permukaan-permukaan energi tertentu, namun mempunyai cukup kebebasan, sehingga elektron-elektron ini tidak terus-menerus digunakan bersama oleh dua ion yang sama. Bila diberikan energi, elektron-elektron ini mudah dioperkan dari atom ke atom.  Elektron ini bertindak sebagai pengikat dari logam-logam tersebut. Suatu logam terdiri dari suatu kisi ketat dari ion-ion positif dan di sekitarnya terdapat lautan (atmosfer) elektron-elektron valensi.

Baca Juga: Manfaat dan Sifat Logam Alkali

Keuntungan Logam

Halaman:

Editor: Ruswanti

Sumber: Ruangguru.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Reaksi Kimia Perkaratan (Korosi)

Selasa, 25 Januari 2022 | 10:42 WIB

Penjelasan Tentang Buffer (Larutan Penyangga)

Selasa, 25 Januari 2022 | 10:33 WIB

Senyawa Polimer

Senin, 24 Januari 2022 | 22:57 WIB

Persamaan Termokimia dan Perubahan Entalpi Standar

Senin, 24 Januari 2022 | 21:19 WIB

Proses Pengolahan Minyak Bumi dan Manfaatnya

Sabtu, 22 Januari 2022 | 15:44 WIB

Fermentasi Etanol (Alkohol)

Sabtu, 22 Januari 2022 | 14:24 WIB

Fermentasi Asam Laktat

Sabtu, 22 Januari 2022 | 14:17 WIB

Reaksi Kimia pada Fermentasi

Sabtu, 22 Januari 2022 | 14:12 WIB

Sistem Koloid dan Jenisnya

Jumat, 21 Januari 2022 | 21:04 WIB

Perusahaan Batubara CDE dan CES Rekrut 20 Alumni PNP

Jumat, 21 Januari 2022 | 14:16 WIB

Perubahan Energi dalam Sistem

Jumat, 21 Januari 2022 | 13:25 WIB
X