Penjelasan tentang 5 Hukum Dasar Kimia Menurut Para Ahli

- Jumat, 14 Januari 2022 | 21:43 WIB
Ilustrasi 5 hukum dasar kimia menurut para ahli
Ilustrasi 5 hukum dasar kimia menurut para ahli
  1. Hukum Perbandingan Berganda (John Dalton)

Perkembangan dari hukum sebelumnya, John Dalton, ilmuwan asal Inggris ini melakukan eksperimen. Dia mengamati adanya suatu keteraturan yang terkait dengan perbandingan massa unsur-unsur dalam suatu senyawa pada tahun 1803. Hukum satu ini disebut juga sebagai hukum Dalton atau hukum kelipatan perbandingan. Bunyi dari hukum ini adalah:

Jika dua unsur dapat membentuk lebih dari satu senyawa dan jika massa salah satu unsur tersebut dalam senyawa-senyawa tersebut adalah sama, maka perbandingan massa unsur yang lain dalam senyawa-senyawa tersebut merupakan bilangan bulat dan sederhana.”

  1. Hukum Perbandingan Volume (Joseph Louis Gay Lussac)

Hukum perbandingan volume dikenal sebagai hukum Gay Lussac yang dikemukakan oleh Joseph Gay Lussac pada tahun 1808. Pada awalnya, para ilmuwan menemukan bahwa gas hidrogen dapat bereaksi dengan gas oksigen membentuk air. Perbandingan volume gas hidrogen dan oksigen dalam reaksi tersebut adalah tetap, yaitu 2 : 1. Nah, Gay Lussac kemudian melakukan percobaan serupa dengan menggunakan berbagai macam gas. Dia berhasil menemukan bahwa perbandingan volume gas-gas dalam reaksi selalu merupakan bilangan bulat sederhana. Jadi, bunyi dari hukum ini, yaitu:

Perbandingan volume gas-gas sesuai dengan koefisien masing-masing gas.”

atau

Pada suhu dan tekanan yang sama, volume gas-gas yang bereaksi dan volume gas-gas hasil reaksi berbanding sebagai bilangan bulat sederhana.“

Baca Juga: Definisi dan Jenis-Jenis pada Ikatan Kovalen

  1. Hukum Hipotesis Avogadro (Amedeo Avogadro)

Amedeo Avogadro adalah ilmuwan asal Italia bernama pada tahun yang mencetuskan hukum hipotesis pada tahun 1811. Sebelumnya, Avogadro menjelaskan percobaan Gay Lussac. Menurut Avogadro, partikel unsur tidak selalu berupa atom tunggal (monoatomik), tetapi berupa 2 atom (diatomik), atau lebih (poliatomik). Menurut dia, perbandingan volume gas-gas itu juga merupakan perbandingan jumlah molekul yang terlibat dalam reaksi. Jadi, perbandingan volume gas-gas yang bereaksi sama dengan koefisien reaksinya. Hukum ini memiliki bunyi sebagai berikut.

Pada suhu dan tekanan yang sama, semua gas dengan volume yang sama akan mengandung jumlah molekul yang sama pula.”

Nah, berikut 5 hukum dasar kimia yang perlu kamu ketahui. Hukum ini memiliki sifat yang pasti dan dijadikan sebagai patokan atau indikator. Seperti dengan hukum-hukum lain pada Fisika, Matematika, dan Biologi. Jadi, untuk kamu yang fokus pada ilmu ini, kamu harus dapat memahami setiap hukum dasarnya.

Halaman:

Editor: Ruswanti

Sumber: Kumparan.com, Kimia untuk SMA/MA Kelas X oleh Budi Utami

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Nama Ruangan dan Tempat Umum dalam Bahasa Inggris

Rabu, 10 Agustus 2022 | 16:54 WIB

Cara Menulis Abstrak Dalam Karya Ilmiah

Rabu, 10 Agustus 2022 | 16:51 WIB

Cara Memperkenalkan Diri Dalam Bahasa Jepang

Rabu, 10 Agustus 2022 | 16:48 WIB

Apresiasi: Pengertian dan Fungsinya

Selasa, 9 Agustus 2022 | 21:14 WIB

Memahami Mitologi Di Belahan Dunia

Selasa, 9 Agustus 2022 | 21:11 WIB

Mengenal Proses Terjadinya Banjir

Selasa, 9 Agustus 2022 | 21:10 WIB
X