Dosen dan Mahasiswa Gizi dan TLM Fikes UPERTIS Laksanakan Pengabmas di Balai Gadang dan Sungai Bangek

Dodi Caniago
- Rabu, 19 Januari 2022 | 16:04 WIB
Peserta pengabdian ini adalah dosen dari prodi Gizi dan Teknologi laboratorium medik bersama mahasiswa.  Ist
Peserta pengabdian ini adalah dosen dari prodi Gizi dan Teknologi laboratorium medik bersama mahasiswa. Ist


PADANG, HARIANHALUAN.COM - Dosen dan mahasiswa Jurusan Gizi dan Teknologi Laboratorium Medik (TLM), Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Perintis Indonesia (Fikes UPERTIS), kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (Pengabmas).

Baca Juga: Gubernur Sumbar dan Sekretaris LLDIKTI Wilayah X Beri Selamat untuk Dies Natalis Upertis ke-1


Kali ini Pengabmas dilaksanakan di Kelurahan Balai Gadang  dan Kelurahan Sungai Bangek,  Kecamatan Koto Tangah, Padang, pada 16-18 Janurai 2022.

Kegiatan yang dilakukan pada Pengabmas ini adalah “Pemeriksaan Kadar Haemoglobin Darah Pemeriksaan Golongan Darah Serta Memberikan Informasi Keterkaitan Antara Hasil Kadar Hemoglobin Dengan Anemia”. Hasil pengukuran yang dilakukan pada 15 orang tidak ditemukan ada yang kadar hemoglobin dibawah standar. Hasil pemeriksaan kadar Hemoglobin berada pada nilai 12-15,4 g%. Hal ini dapat disimpulkan tidak ada yang menderita anemia. Setelah itu masyarakat diberikan penyuluhan tentang gizi seimbang dan meningkatkan asupan zat besi dari makanan serta factor yang mempengaruhi asupan zat besi pada makanan. Bila terjadi kadar hemoglobin dibawah standar dapat mengakibatkan anemia defisiensi Fe.

Kegiatan lain yang dilakukan adalah : Pemberian Edukasi Hipertensi dengan media Leaflat di Sungai Bangek Kota Padang, materi leaflat yang dibagikan adalah pendekatan pola makan untuk membantu menormalkan tekanan darah bagi penderita hipertensi. Leaflet memberikan informasi terkait hipertensi dan makanan yang harus dihindari dan yang dianjurkan untuk dikonsumsi oleh penderita hipertensi.

Materi diskusi berikutnya adalah Pemeriksaan Glukosa Urine Dan Penyuluhan Penyakit Diabetes Melitus. Diabetes melitus adalah gangguan metabolik terutama metabolisme karbohidrat yang disebabkan kurangnya hormon insulin, sel pankreas atau gangguang fungsi insulin atau keduanya. Diabetes melitus terjadi juga merupakan suatu kumpulan gejala yang timbul pada seseorang disebabkan oleh adanya peningkatan kadar glukosa darah akibat kekurangan insulin baik absolut maupun relative.

Hasil Pemeriksaann dari 12 orang warga yang melakukan pemeriksaan terdapat hasil pemeriksaan glukosa positif satu (+) sebanyak 1 orang artinya urine diperiksa secara semi kualitatif dan urine terlihat terjadinya warna hijau kekuningan.

Setelah pemeriksaan diberikan penyuluhan untuk antisipasi pengendalian dan penurunan kadar glukosa darah.

Kegiatan pengabdian masyarakat berlanjut dengan Pemeriksaan Protein Urine Dan Penyuluhan Penyakit Ginjal Pada Masyarakat di Sungai Bangek.

Hasil pemeriksaan dari 12 orang warga yang melakukan pemeriksaan terdapat hasil pemeriksaan protein urine (+) sebanyak 2 orang artinya urine diperiksa secara semi kuantitatif dan urine terlihat tidak jernih/ sedikit keruh/keruh selayang. Hal ini menandakan bahwasanya warga tersebut mulai adanya gejala memiliki risiko penyakit ginjal. Untuk itu bagi warga yang kami periksa dan positif (+) protein urine sebanyak 2 orang tersebut diberikan penyuluhan terkait resiko penyakit ginjal, dimana warga tersebut diberikan konseling agar dapat rutin minum air putih yang banyak 30 cc/ kg BB. Untuk berat badan 50 kg minimal minum air putih 1500 cc atau sekitar 7,5 gelas belimbing. Sebagai antisipasi menghindari resiko penyakit ginjal tersebut minum air putih tidak boleh kurang.

Halaman:

Editor: Dodi Caniago

Sumber: Rilis

Tags

Terkini

X