Genjot Nagari Digital, PNP Prioritaskan Penyaluran Dana Bidang IT

Administrator
- Kamis, 3 September 2020 | 12:21 WIB

HARIANHALUAN.COM - Kepala P3M PNP, Dadang menjelaskan, UU Desa memprioritaskan penyaluran dana dalam bidang IT, itu artinya akses internet bagi suatu nagari sudah menjadi keharusan. Perguruan tinggi harus jeli memanfaatkan peluang ini.

"Di sisi lain, untuk memperkuat eksistensi lembaga, Politeknik harus turun ke masyarakat atas nama Pusat Studi Pengembangan Desa dan Nagari, jadi kedengarannya lebih prestisius," saran Dadang didampingi Ihsan, Yuhefizar, kemarin.

Umumnya permintaan Nagari atau tawaran PNP kepada nagari sekitar pembuatan UMKM Online, Nagari Digital, Website Nagari, dan Shop Online. Semua dipenuhi dengan syarat harus ada MoU antara lembaga dengan nagari tersebut.

Umumnya nagari belum memiliki website dan untuk bikinnya mudah dan biasa. Selain itu, adanya website nagari memudahkan pihak PNP sebagai perguruan tinggi memantau perkembangan nagari.

"Jadi, P3M bisa menyalurkan dosen dengan latar belakang ilmu tertentu untuk melakukan pengabdian dan penelitian begitu terdeteksi masalah di nagari tertentu melalui website mereka," terangnya.

Selain itu, menurut Ephie pengurusan administratif di nagari sifatnnya langsung, to the point tidak banyak birokrasi. Pihaknya gampang menyalurkan kegiatan pengabdian dosen yang kadang bisa mencapai 6-7 pelatihan di satu nagari dalam 1 semester itu.

"Keterampilan penguasaan IT saat ini sudah menjadi keharusan dan kebutuhan dan lapangan kerja mereka dalam setiap daerah bisa mencapai ribuan, SDM dalam penguasaan website," contohnya.

Ephie juga menyambut tawaran kerjasama dalam pengelolaan jurnal terindeks dan terakreditasi. Tercatat, dari 9 peringkat Sinta (1-6), peringkat terbawah yang dicapai PNP adalah ranking 5. Hingga 2020 PNP tercatat memiliki 9 jurnal dan hampir setiap jurusan memiliki jurnal terindeks.

International Journal on Informatics Visualization (JOIV) awal Agustus 2020 setelah Lebaran Idul Adha tercatat di website scopus.com sebagai satu-satunya jurnal ilmiah dari Benua Asia yang Terindeks Scopus, pangkalan data pustaka yang mengandung abstrak dan sitiran artikel jurnal akademik.

Posisi tersebut otomatis menempatkan JOIV sebagai 10 besar politeknik dunia yang memiliki jurnal terindeks Scopus dan menempati ranking ke-25 berdasarkan nilai impact pada Sinta-1. (*)

Editor: Administrator

Terkini

X