Proses Pengolahan Minyak Bumi dan Manfaatnya

- Sabtu, 22 Januari 2022 | 15:44 WIB
Minyak Bumi (Ruswanti)
Minyak Bumi (Ruswanti)

 

Apa itu minyak bumi? Nah, minyak bumi adalah minyak mentah (crude oil) berwujud cairan kental dan berwarna hitam yang belum dapat dimanfaatkan. Bahkan, terdapat banyak manfaat minyak bumi bagi kehidupan manusia.

Minyak bumi harus mengalami proses pengolahan dahulu. Nah, pengolahan minyak bumi dilakukan dengan kilang minyak yang melalui dua tahap, yaitu tahap pertama dengan distilasi bertingkat dan tahap kedua dengan berbagai cara.

Proses Pengolahan Minyak Bumi

1. Pengolahan minyak bumi tahap pertama

Pengolahan minyak bumi dengan distilasi bertingkat. (Ruswanti)

http://rumushitung.com

Nah, pengolahan minyak bumi tahap pertama dilakukan dengan distilasi bertingkat. Dengan proses distilasi berulang-ulang, didapatkan berbagai macam hasil berdasarkan perbedaan titik didihnya.

  • Fraksi pertama menghasilkan gas yang dicairkan kembali, yaitu elpiji atau LPG (Liquefied Petroleum Gas). LPG digunakan untuk bahan bakar kompor gas dan mobil BBG.
  • Fraksi kedua disebut nafta (gas bumi). Nafta harus diolah lebih lanjut pada tahap kedua menjadi bensin (premium) atau bahan petrokimia yang lain.
  • Fraksi ketiga (fraksi tengah) dibuat menjadi kerosin (minyak tanah) dan avtur (bahan bakar pesawat jet).
  • Fraksi keempat (solar) digunakan sebagai bahan bakar mesin diesel.
  • Fraksi kelima (residu) yang berisi hidrokarbon rantai panjang dan dapat diolah lebih lanjut pada tahap kedua menjadi berbagai senyawa karbon lainnya, dan sisanya sebagai aspal dan lilin.

2. Pengolahan minyak bumi tahap kedua

Baca Juga: Perubahan Energi dalam Sistem

Pada pengolahan minyak bumi tahap kedua, dilakukan berbagai proses lanjutan dari hasil penyulingan pada tahap pertama.

  • Perengkahan (cracking): dilakukan perubahan struktur kimia senyawa-senyawa hidrokarbon, meliputi pemecahan rantai, alkilasi (pembentukan alkil), polimerisasi (penggabungan rantai karbon), reformasi (perubahan struktur), dan isomerisasi (perubahan isomer).
  • Proses ekstraksi: pembersihan produk menggunakan pelarut sehingga didapatkan hasil lebih banyak dengan mutu lebih baik.
  • Proses kristalasasi: pemisahan produk-produk melalui perbedaan titik cairnya. Misalnya, pemurnian solar melalui proses pendinginan, penekanan, dan penyaringan diperoleh produk sampingan lilin.
  • Pembersihan dari kontaminasi (treating): kotoran-kotoran harus dibersihkan dengan menambahkan soda kaustik (NaOH), tanah liat, atau hidrogenasi.

 

Halaman:

Editor: Ruswanti

Sumber: Ruangguru.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X