Penjelasan Tentang Buffer (Larutan Penyangga)

- Selasa, 25 Januari 2022 | 10:33 WIB
Gelas Kimia (Beaker)
Gelas Kimia (Beaker)

Larutan asam dan basa dapat dilihat berdasarkan nilai pH-nya, dimana asam memiliki pH kurang dari 7 dan basa memiliki nilai pH di atas 7. pH nilai 7 sendiri merupakan senyawa netral. Dalam materi asam dan basa, kamu akan mempelajari larutan penyangga atau buffer. Berikut penjelasan tentang larutan buffer dilansir dari Studiobelajar.com.

Baca Juga: Sifat, Klasifikasi dan Cara Membedakan Asam Basa

Pengertian Larutan Penyangga

Larutan penyangga adalah suatu sistem larutan yang dapat mempertahankan nilai pH larutan agar tidak terjadi perubahan pH yang berarti oleh karena penambahan asam atau basa maupun pengenceran. Larutan ini disebut juga dengan larutan buffer atau dapar.

Larutan penyangga ini sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari, contohnya untuk mempertahankan reaksi kimia yang terjadi pada reaksi enzimatis sistem pencernaan dalam sistem biologis. Enzim pepsin yang berfungsi memecah protein dalam lambung hanya dapat bekerja optimal dalam suasana asam, yakni pada sekitar pH 2. Jika enzim berada pada kondisi pH yang jauh berbeda dari pH optimal tersebut, maka enzim dapat menjadi tidak aktif bahkan rusak. Larutan buffer bekerja untuk menjaga sistem berada di kondisi nilai pH untuk enzim tersebut bekerja. Hal ini terjadi sebagaimana dalam larutan ini terdapat zat-zat terlarut bersifat “penahan” yang terdiri dari komponen asam dan basa. Komponen asam akan menahan kenaikan pH sedangkan komponen basa akan menahan penurunan pH.

Baca Juga: Indikator Asam Basa

Fungsi Larutan Penyangga

Buffer atau larutan penyangga banyak digunakan dalam analisis kimia, biokimia dan mikrobiologi. Selain itu, dalam bidang industri, juga banyak digunakan pada proses seperti fotografi, electroplating (penyepuhan), pembuatan bir, penyamakan kulit, sintesis zat warna, sintesis obat-obatan, maupun penanganan limbah.

Dalam tubuh kita, larutan penyangga juga berperan sangat penting. Dalam keadaan normal, pH darah manusia yaitu 7,4. pH darah tidak boleh turun di bawah 7,0 ataupun naik di atas 7,8 karena akan berakibat fatal bagi tubuh. Nilai pH darah dipertahankan pada 7,4 oleh larutan penyangga karbonat-bikarbonat (H2CO3 atau HCO3) dengan menjaga perbandingan konsentrasi [H2CO3] : [HCO3] sama dengan 1 : 20.

Halaman:

Editor: Ruswanti

Sumber: Studio Belajar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Alat Musik Gamelan Khas Indonesia

Rabu, 25 Mei 2022 | 20:47 WIB

Angka dalam Bahasa Korea dan Sistemnya

Rabu, 25 Mei 2022 | 20:31 WIB

Pengertian dan Cara Penulisan Angka Jawa

Rabu, 25 Mei 2022 | 19:57 WIB

Pengertian dan Cara Penulisan Angka Arab

Rabu, 25 Mei 2022 | 18:59 WIB

12 Macam Senjata Milik Tokoh Pewayangan

Rabu, 25 Mei 2022 | 11:19 WIB
X