Sultan Minta Pemerintah Tak Cabut Beasiswa Mahasiswa di Aceh

- Selasa, 22 Februari 2022 | 17:07 WIB
Ilustrasi Beasiswa  Mahasiswa (Pexels)
Ilustrasi Beasiswa Mahasiswa (Pexels)

JAKARTA, HARIANHALUAN.COM - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamudin meminta pemerintah melalui kepolisian daerah Aceh tidak memaksa 400 mahasiswa penerima beasiswa mengembalikan biaya pendidikan yang sudah diterima.

"Tidak bijak bagi negara untuk mendelik generasi muda bangsa yang sedang berikhtiar menuntut ilmu karena dinilai menyalahgunakan dana beasiswa. Pada hakikatnya, Negara berkewajiban mencerdaskan kehidupan bangsa. Sehingga bagi kami siapapun berhak atas beasiswa dari negara selama memiliki kemauan untuk menuntut ilmu," tegas Sultan, Selasa (22/2/2022).

Menurut Sultan, para mahasiswa tersebut hanyalah korban dari kejahatan birokrat yang berbagi peran kejahatan pemerasan dengan politisi.

Baca Juga: Sultan Usulkan JHT Bisa Dijadikan Agunan Bank

Karena itu Sultan meminta penegak hukum menangkap saja panitia seleksi beasiswa dan politisinya yang dianggap terlibat, lalu biarkan para mahasiswa menyelesaikan studinya.

"Kasus ini tentu sangat mengganggu psikologi ratusan mahasiswa yang sedang melangsungkan pendidikannya itu. Sangat tidak elok jika negara secara sengaja memupuskan harapan dan cita-citanya," ungkap mantan wakil Gubernur Bengkulu itu.

Jika pemerintah tidak ikhlas dengan beasiswa yang mereka nikmati, kata Sultan, silahkan dibuat perjanjian utang piutang, beasiswa dikonversi menjadi utang, bahwa mereka harus mengembalikan dana beasiswa tersebut setelah lulus dan bekerja. Mereka hanyalah anak muda polos yang memiliki kemauan untuk menuntut ilmu dan bermimpi besar.

"Silahkan kementrian terkait atau lembaga pemberi beasiswa membuat kontrak utang beasiswa kepada para mahasiswa tersebut. Jangan sampai atas nama hukum menyebabkan mereka malu dan kehilangan momentum untuk mewujudkan impiannya," kata mantan KNPI Bengkulu itu.

Oleh karena itu, tambah Sultan, dia mendorong otoritas pemberi beasiswa baik di pusat maupun daerah harus menerapkan sistem seleksi yang ketat dan objektif. Setidaknya jika calon penerima beasiswa tersebut berprestasi dan tidak mampu secara finansial.

Halaman:

Editor: Jefli Bridge

Tags

Artikel Terkait

Terkini

3 Cerita Dongeng Anak yang Memuat Nilai Moral

Rabu, 17 Agustus 2022 | 13:56 WIB

3 Cerita Legenda Indonesia yang Populer

Rabu, 17 Agustus 2022 | 09:40 WIB
X