11 Tari Tradisional Khas Sumatera Selatan

- Minggu, 13 Maret 2022 | 22:16 WIB
Tari Gending Sriwijaya
Tari Gending Sriwijaya

Indonesia terdiri dari 34 provinsi dengan keanekaragaman budaya. Budaya di Indonesia dapat kita lihat dari tari tradisional, lagu tradisional, bahasa lokal, pakaian, baju, dan berbagai adat yang sudah menjadi tradisi di suatu daerah. Setiap provinsi memiliki ciri khas masing-masing. Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang tarian tradisional, khususnya tarian tradisional yang berasal dari berbagai kota di Sumatera Selatan.Sumatera Selatan sendiri memiliki ibu kota bernama Palembang. Berikut 11 tarian tradisional khas Sumatera Selatan dilansir dari Balitbangnovdasumsel.com.

Tari Tradisional Khas Sumatera Selatan

  1. Tari Bacande

Tari Becande adalah tari tradisional Sumatera Selatan yang menggambarkan pemuda pemudi masyarakat Melayu. Tari ini memiliki nuansa Islami yang sangat  kental. Tari Bacande ditarikan oleh penari wanita dan pria namun tanpa kontak fisik. Selain itu, kostum yang digunakan serba tertutup.

  1. Tari Benang Setukal

Tari tradisional selanjutnya adalah tari Benang Setukal yang berasal dari Ogan Komering Ilir. Tarian ini menggambarkan kaum wanita yang sedang menenun benang untuk membuat sarung. Penari berjumlah lima orang gadis.

Baca Juga: Macam-Macam Tari Tradisional yang Berasal dari 34 Provinsi di Indonesia

  1. Tari Bedana

Tari Bedana adalah tarian yang dipentaskan secara berpasangan. Meskipun, dalam perkembangannya tarian ini hanya dilakukan penari pria. Tari ini menunjukkan rasa gembira para remaja ketika mereka bertemu dengan teman-temannya, saling bercengkerama, dan bercanda ria. Perasaan ini digambarkan dengan ayunan langkah dan lenggak lenggok tangan dalam tarian.

  1. Tari Dempu Awang

Tari Dempu Awang adalah tarian khas Sumatera Selatan yang menceritakan seorang pemuda yang berhasil mengobati penyakit seorang putri raja yang kemudian menjadi istrinya. Setelah menikah, pasangan ini pindah ke negeri lain bersama istrinya. Suatu saat mereka kembali ke desanya dan bertemu dengan seorang wanita tua yang ternyata adalah ibunya. Akan tetapi, Dempu Awang tidak mengakui bahwa wanita itu adalah ibunya. Kemudian, ibunya mengutuknya sehingga kapal Dempu Awang tenggelam.

Baca Juga: 11 Tari Tradisional Khas Sumatera Barat

  1. Tari Gending Sriwijaya

Tari Gending Sriwijaya adalah tari khas Sumatera Selatan yang diciptakan pada tahun 1943. Tujuan dari tari daerah ini untuk mengingatkan para pemuda akan nenek moyang mereka sebagai bangsa yang besar. Bangsa tersebut adalah bangsa yang menghormati persahabatan dan persaudaraan antar manusia. Tarian ini biasanya dipentaskan untuk menyambut tamu.

Halaman:

Editor: Ruswanti

Sumber: Balitbangnovdasumsel.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Nama Ruangan dan Tempat Umum dalam Bahasa Inggris

Rabu, 10 Agustus 2022 | 16:54 WIB

Cara Menulis Abstrak Dalam Karya Ilmiah

Rabu, 10 Agustus 2022 | 16:51 WIB

Cara Memperkenalkan Diri Dalam Bahasa Jepang

Rabu, 10 Agustus 2022 | 16:48 WIB

Apresiasi: Pengertian dan Fungsinya

Selasa, 9 Agustus 2022 | 21:14 WIB

Memahami Mitologi Di Belahan Dunia

Selasa, 9 Agustus 2022 | 21:11 WIB

Mengenal Proses Terjadinya Banjir

Selasa, 9 Agustus 2022 | 21:10 WIB
X